Arkeolog Temukan Makam Pendeta Wanita Berusia 4400 Tahun
2018 / Februari / 8   17:10

Arkeolog Temukan Makam Pendeta Wanita Berusia 4400 Tahun

Makam berusia 4400 tahun ini diduga menjadi tempat peristirahatan terakhir Hetpet, pejabat tinggi wanita yang memiliki hubungan kuat dengan kerajaan Mesir Kuno.

Arkeolog Temukan Makam Pendeta Wanita Berusia 4400 TahunLokasi penemuan makam Hetpet. (EPA)

Arkeolog Mesir mengatakan mereka telah menemukan makam berusia 4400 tahun di dekat piramida di luar Kairo.

The Egyptian Antiquities Ministry mengumumkan bahwa makam tersebut kemungkinan besar milik pejabat tinggi -- yang dikenal dengan sebutan Hetpet -- pada Dinasti Kelima Mesir. Hetpet diyakini sebagai pendeta wanita yang melayani Dewi Kesuburan, Hathor.

“Kami yakin dia merupakan pejabat tinggi dan memiliki hubungan yang kuat dengan anggota kerajaan,” kata menteri Khaled al-Anani.

(Baca juga: Permakaman Kuno di Peru Berisi Jasad Anak-anak Tanpa Kaki)

Di makam tersebut, terdapat lukisan dinding yang menggambarkan Hetpet sedang mengamati berbagai adegan berburu dan memancing.

Mostafa Al-Waziri, pemimpin misi arkeologi ini mengatakan, ada juga gambar monyet – yang pada masa itu dijadikan hewan peliharaan – sedang mengumpulkan buah dan menari di depan orkestra.

Ia yakin, Hetpet memiliki makam lain di Giza. “Ini merupakan lokasi yang menjanjikan. Kami berharap bisa menemukan lebih banyak lagi,” katanya.

Piramida Giza merupakan lokasi yang terkenal akan pemakaman kuno di Mesir. Sebagian besar makam yang digali menunjukkan bahwa itu tempat peristirahatan terakhir para firaun dan permaisuri mereka. Namun, para pejabat tinggi dan pendeta penting juga diyakini memiliki makam di sana.

 “Kami telah menggali 250-300 meter lapisan bumi untuk menemukan makam tersebut. Apa yang kita lihat di permukaan Mesir, tidak mewakili apa yang dimiliki pusatnya,” tambah Waziri.

(Baca juga: Arkeolog Temukan Makam Perahu Raja Mesir Kuno)

Makam Hetpet ini ditemukan pada lokasi tempat tinggal pejabat tinggi Dinasti Kelima Kerajaan Mesir Kuno pada 2500 dan 2300 BC.

Para arkeolog sudah menggali makam-makam di lokasi tersebut sejak 1842.

Pada November tahun lalu, para ilmuwan yang memindai piramida dengan teknologi pencitraan, menemukan lorong kosong sepanjang 30 meter pada dinding tebal piramida.

(Sumber: AFP)

KOMENTAR