9 Foto Mumi Luar Biasa, Dari Purba Hingga Modern
2018 / Januari / 8   14:00

9 Foto Mumi Luar Biasa, Dari Purba Hingga Modern

Mulai buaya ribuan tahun hingga korban pneumonia pada abad ke-20, inilah sepenggal kisah luar biasa tentang hidup dan mati dari sisa-sisa tubuh yang diawetkan.

9 Foto Mumi Luar Biasa, Dari Purba Hingga ModernPengunjung mengintip di sisa-sisa mumi Ramses II di Museum Mesir Kairo. Firaun, yang memerintah dari 1279-1213 SM, dianggap salah satu penguasa yang paling kuat dari Kekaisaran Mesir. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)

"Ada sesuatu yang secara aneh saat menyentuh ujung jarinya," penulis Chip Brown mencatat kesannya tentang mumi Hatshepsut berusia 2.500 tahun di artikel 2009 kami tentang ratu Mesir kuno. "Di tempat lain tentang pribadinya semua anugerah manusia telah lenyap."

Sementara mumi kuno Mesir menjulang besar dalam imajinasi populer, mumi tetap dapat ditemukan dalam budaya kuno dan modern di seluruh dunia. Beberapa mumi, seperti badan rawa di Eropa dan bundel mumi Peru, terjadi secara alami karena paparan lingkungan, sementara yang lain, seperti mumi modern di Papua Nugini, adalah hasil dari intervensi yang rumit.

Dari hewan purba yang menjadi korban pengorbanan yang mengerikan, mumi terus mempesona dan menjalin hubungan dengan masa lalu yang dalam. Mereka adalah wasiat untuk pencarian manusia yang tanpa henti dan untuk diingat lama setelah kita pergi.

Baca juga: Mumi Tertua di Dunia Berubah Menjadi Lendir Hitam

The Grauballe Man adalah mumi ... 

The Grauballe Man adalah mumi alami dibentuk oleh perendaman di rawa gambut berabad- abad yang lalu. Pria itu memiliki celah tenggorokannya dan terlempar di rawa lebih dari 2.000 tahun yang lalu di tempat yang sekarang adalah Denmark modern. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)


Sebuah mumi buaya menawarkan ...Sebuah mumi buaya menawarkan senyuman misterius dari ribuan tahun setelah kematiannya. Mumi hewan di Mesir kuno dianggap sebagai hewan peliharaan yang berharga atau representasi hidup dari dewa. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)

Kerangka pakaian Jeremy ...Kerangka pakaian Jeremy Bentham, dilapisi jerami dan ditutup dengan kepala lilin,ia ditempatkan di University College, London. Filsuf Inggris yang meninggal pada tahun 1832 ini diminta untuk dipelihara sebagai 'ikon otomatis'. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)

Seorang arkeolog menyingkirkan ...Seorang arkeolog menyingkirkan artefak dekat Inca mummy bundle. Ribuan bundel berusia 500 tahun ini mengandung sisa-sisa manusia yang terbungkus tekstil dan terkadang ditutup kepala palsu. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)

Kaki dari tubuh rawa yang ...Kaki dari tubuh rawa yang ditemukan pada tahun 1944. Bagian dari tubuh ini diawetkan selama ribuan tahun di rawa gambut dan tak jarang ditemukan oleh petani ketika memotong bahan kaya organik untuk bahan bakar. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative
Seekor rusa peliharaan ratu ...Seekor rusa peliharaan ratu Mesir itu disiapkan untuk selamanya mendapat perawatan mewah yang sama dengan anggota keluarga kerajaan. Ia menyertai pemiliknya ke kuburan sekitar pukul 9.45 SM. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)

Sebuah mumi Inca terbungkus di ...Sebuah mumi Inca terbungkus di Lima, Peru. Pria, wanita, dan anak-anak akan terbungkus dalam meter tekstil yang rumit dan menjadi mumi alami setelah berabad-abad di iklim yang gersang. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)

Baca juga: Tulisan Rahasia pada Peti Mumi Papirus Terungkap


Sisa-sisa mumi Rosalia Lombardo ...Sisa-sisa mumi Rosalia Lombardo setelah dua tahun beristirahat di Palermo Capuchin Catacombs. Meskipun ia meninggal karena pneumonia pada tahun 1920, tubuhnya masih sangat terjaga. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)
Hatshepsut, yang memerintah ...Hatshepsut, yang memerintah Mesir 1479-1458 SM, terkenal karena menjadi pemimpin wanita yang digambarkan sebagai firaun laki-laki. Sementara makamnya telah ditemukan pada tahun 1903, mumi nya baru diidentifikasi pada tahun 2006. (Kenneth Garrett/ National Geographic Creative)

(Citra Anastasia)

KOMENTAR