Pentingnya 'Ruh' dalam Sebuah Cerita Perjalanan
2015 / November / 29   08:00

Pentingnya 'Ruh' dalam Sebuah Cerita Perjalanan

Tulisan dan foto perjalanan yang baik tak hanya menyajikan keindahan pemandangan semata, melainkan juga memiliki 'ruh' cerita yang kuat.

Pentingnya 'Ruh' dalam Sebuah Cerita PerjalananSaat senja, seorang nelayan mengayuh sampan usai menangkap ikan di Danau Kerinci, Jambi. Warga memanfaatkan lahan di tepi Danau Kerinci sebagai lahan pertanian. Liputan lengkap tentang Kerinci bisa dibaca di majalah National Geographic Traveler Indonesia edisi Oktober 2014. (Yunaidi/National Geographic Indonesia)

“Esensi dari sebuah cerita perjalanan yaitu bagaimana kita bisa merasakan ‘nyawa’ dari suatu tempat, dan menuangkannya dalam sebuah tulisan atau foto,” ujar Yunaidi Joepoet, Staf Fotografer National Geographic Indonesia dalam acara Travel Mate Workshop, Sabtu (28/11).

Travel Mate Workshop termasuk dalam rangkaian acara Travel Mate, sebuah kompetisi menulis cerita perjalanan yang diadakan oleh Tourism Western Australia bekerja sama dengan National Geographic Traveler Indonesia. Lokakarya tersebut diikuti 103 peserta dari kalangan travel blogger, traveler dan fotografer.

Selain Yudi—sapaan akrab Yunaidi, ada dua pembicara lain yang turut mengisi lokakarya tersebut. Mereka adalah Bowie Holiday (@TravelJunkieId), seorang travel blogger dan Stanley, Country Manager Tourism Western Australia untuk Indonesia.

Pada kesempatan ini, Stanley mempromosikan beberapa destinasi wisata di Australia Barat, diantaranya Perth, Fremantel, Rottnest Island, Margaret River dan Coral Coast.

“Tujuan utama Travel Mate ini memang untuk mempromosikan pariwisata di Australia Barat sekaligus untuk menggaet para traveler Indonesia untuk berkunjung,” ujar Stanley.

Dari kontes menulis Travel Mate ini, nantinya 10 penulis terbaik akan mendapat kesempatan untuk menjelajahi Australia Barat. “Tentunya kami mengharapkan tulisan yang berbobot, memiliki kekuatan cerita di dalamnya, serta dapat membuat orang yang membacanya penasaran dan tertarik untuk berkunjung,” sambung Stanley.

KOMENTAR