2015 / Januari / 12   12:13

Empat Penyelam Berhasil Evakuasi Perekam Data Penerbangan QZ8501

"Saya simpulkan FDR sudah ditemukan, yang masih diupayakan untuk dicari di luar tugas tambahan yaitu mencari CVR."

Empat Penyelam Berhasil Evakuasi Perekam Data Penerbangan QZ8501Petugas KNKT dan tim pencari tengah mengawasi proses pemindahan ekor pesawat AirAsia QZ8501 dari kapal Crest Onyx ke truk pengangkut di Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Minggu (11/1). Ekor pesawat ini telah diangkat dari dasar perairan Laut Jawa pada Sabtu (10/2). (Efan Ekananda/National Geographic Indonesia)

Tim penyelam dari TNI Angakatan Laut berhasil menemukan dan mengangkat satu perangkat dari black box (kotak hitam) yaitu perekam data penerbangan atau Flight Data Recorder (FDR).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo menyatakan FDR berhasil dievakuasi oleh 4 penyelam dari TNI AL. Perekam ini mempunyai fungsi merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC).

"FDR berhasil dievakuasi oleh tim penyelam dari dinas penyelaman bawah air TNI AL, atas nama Kapten Saiful, Serda Bambang, Serda Rajat, Kopda Edi Susanto,"jelas Soelistyo saat jumpa pers di Kantor Basarnas, Jakarta, Senin (12/1).

Soelistyo berharap, hari ini tim gabungan bisa menemukan satu perangkat lainnya yaitu perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR). Tujuannya investigasi terhadap pesawat AirAsia QZ 8501 bisa dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Saya simpulkan FDR sudah ditemukan, yang masih diupayakan untuk dicari di luar tugas tambahan yaitu mencari CVR," kata Soelistyo.

Sebelumnya, empat penyelam dari TNI Al berhasil memastikan penemuan FDR dengan plat numberi dan serial number yaitu PN- 2100-4043-02 dan SN- 000556583. Temuan ini langsung diangkat oleh penyelam pukul 07.11 WIB

(Randa Rinaldi/Tribunnews.com)

KOMENTAR