2014 / Desember / 28   13:30

Terkuaklah Efek Negatif Selfie

Tren berfoto diri atau selfie akhir-akhir ini ternyata memberikan efek negatif bagi pelakunya.

Terkuaklah Efek Negatif SelfieIlustrasi. (Thinkstockphoto)

Memasuki pengujung tahun, ternyata tren selfie atau foto diri belum juga reda. Fenomena ini membuat banyak orang terobsesi untuk berlomba-lomba membuat selfie terbaik. Seiring waktu, satu per satu, terkuaklah efek negatif dari kebiasaan berfoto diri. Apa sajakah? Berikut uraiannya.

1. Obsesi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Time, orang yang terobsesi dengan selfie secara psikologi diklaim mengalami gangguan mental. Sebab, hobi memotret diri sendiri merupakan refleksi sikap yang merasa diri cantik dan sempurna dibandingkan orang lain. Selain itu, selfie juga bukti rasa percaya diri yang rendah.

2. Respon negatif dari lingkungan sekitar. Mungkin hasil selfie membuat penampilan Anda tampak lebih cantik dan menarik. Namun, bagaimana dengan realitanya? Apakah Anda secantik seperti di foto? ??Inilah yang akhirnya menimbulkan pertanyaan dari lingkungan sekitar mengenai diri Anda. Tak jarang, dalam sejumlah kasus, beberapa orang malah berakhir menjadi bahan olok-olok di media sosial.

3. Menimbulkan rasa iri. Melihat selfie teman yang cantik, secara tak sadar, Anda jadi membandingkan diri dengan orang lain. Akhirnya, hal yang demikian pun jadi mempengaruhi kepercayaan diri Anda.

4. Krisis percaya diri. Selain masyarakat pada umumnya, sejumlah selebriti dunia juga kegandrungan dengan selfie. Melihat para selebriti rupawan tersebut berpose begitu menawan, tak pelak menciptakan standarisasi kecantikan di luar jangkauan. Akhirnya, tren ini pun menciptakan krisis identitas pada sebagian wanita terutama yang berusia muda. Alhasil, tak sedikit dari mereka yang melakukan langkah ekstrim seperti diet berlebihan dan operasi plastik.

5. Narsis berlebihan. Penelitian yang dipublikasikan pada Psychology Today mengatakan orang yang gemar selfie, umumnya haus perhatian dan menginginkan atensi lebih dari lingkungannya.

6. Banyak yang benci. Hasil penelitian di Inggris melaporkan bahwa banyak pertemanan dan hubungan rusak karena salah satu pihak gemar selfie. Sebab, banyak orang mengaku muak melihat orang yang sering berpose selfie dan mengunggahnya ke media sosial.

(Silvita Agmasari, Sumber: Kompas.com)

KOMENTAR