Bisa jadi, batu sungguhan yang paling berharga di Bumi adalah batu dari Bulan yang pasokannya sangatlah timpang dibanding permintaannya. Di e-Bay, sebuah potongan meteorit dapat mencapai 400 ribu sampai satu miliar rupiah tergantung ukuran, kualitas, dan keasliannya.
A N T A R I K S A
Saat ini, sumber pasokan hanyalah dari meteorit-meteorit Bulan yang langka, tanah yang dibawa roket-roket penyelidik Soviet, dan 382 kilogram puing yang dibawa para astronot Apollo kurun 1969-1972. NASA menyimpan sebagian besar dari 1.500-an batuan Bulan di Houston, meminjamkan 400 sampel setiap tahun untuk penelitian dan pameran.
Presiden Nixon dan Ford memberikan cindera mata keping batuan Bulan sebesar kacang polong kepada 134 negara, 50 negara bagian, dan Puerto Rico. Bagi warga yang berminat, lelang adalah pilihan legal—jika yang dilelang bukan milik pemerintah AS.
Di Balai Lelang Sothesby pada 1993, sebuah sampel dari Soviet mencapai harga sekitar 442,5 juta rupiah. Di e-Bay, sebuah potongan meteorit dapat mencapai 400 ribu sampai satu miliar rupiah tergantung ukuran, kualitas, dan keasliannya.
Juga ada pasar gelap. Menurut penyelidik NASA Joseph Gutheinz, batuan dari roket Apollo dikira telah hilang muncul kembali dengan harga sekitar lima miliar rupiah. ”Batuan ini semakin bernilai seiring bertambahnya waktu.”
__________
Sepotong batu Bulan yang beratnya 133 gram di kantor pusat National Geographic merupakan pinjaman dari NASA.