2016 / Januari / 29   17:00

George W. Stone, Editor-in-Chief Baru Majalah National Geographic Traveler

Selain majalah cetak, Stone akan mengawasi persembahan digital National Geographic Travel, termasuk kontes foto tahunan, jaringan blog serta media sosial.

George W. Stone, Editor-in-Chief Baru Majalah National Geographic TravelerGeorge W. Stone, Editor in Chief National Geographic Traveler Magazine. (Christopher Farmer)

George W. Stone telah ditunjuk sebagai editor-in-chief National Geographic Travel. Ia  akan memimpin semua konten travel, termasuk menjabat sebagai editor di majalah National Geographic Traveler sekaligus menjadi ujung tombak strategi digital dan media sosial travel National Geographic.

Stone telah bekerja sebagai penulis dan editor untuk Traveler selama 18 tahun. Terakhir, ia menjabat sebagai editor yang berbasis  di Singapura. Dia akan melapor kepada Susan Goldberg, direktur editorial National Geographic Partners dan editor-in-chief majalah National Geographic.

“Gairah George tentang kekuatan perjalanan untuk mengubah kehidupan dan menghubungkan budaya jelas dalam karyanya sebagai penulis dan editor untuk Traveler selama hampir dua dekade," kata Goldberg.

Ia mengimbuhkan, "George memiliki bakat untuk menciptakan fitur cetak dan digital yang beresonansi dengan audien baru dan mencerminkan semangat petualangannya.”

“Saya senang George akan bekerja dengan tim lintas platform kami untuk membantu pembaca dan pemirsa kami menjelajahi dunia dengan wawasan dan energi. "

Selain majalah cetak, Stone akan mengawasi persembahan digital National Geographic Travel, termasuk kontes foto tahunan,  jaringan blog serta media sosial.

Di National Geographic, Stone telah mengusung beberapa inisiatif editorial, termasuk daftar “Travelers of the Year” majalah Traveler, dan proyek tahunan “Traveler 50”. Stone berfokus pada isu travel dan pariwisata, mulai dari konservasi dan keberlanjutan untuk pengelolaan tujuan, wisata budaya, kisah perjalanan, fotografi, tren perjalanan dan pengembangan destinasi.

“Perjalanan adalah tentang penemuan. Itu merupakan pertukaran sosial pada skala global. Pertukaran yang dapat diakses oleh kita semua,” kata Stone.

"Tujuan saya adalah memberdayakan khalayak kami untuk merangkul perjalanan sebagai alat untuk eksplorasi, keterlibatan budaya, ekspresi kreatif dan pertumbuhan pribadi. Saya bangga membangun warisan eksplorasi 128 tahun National Geographic untuk mendorong pembaca kami berkelana dekat dan jauh,  untuk melihat dunia bagi mereka sendiri dan membuat penemuan yang memperkaya hidup kita."

Stone telah menghabiskan tiga tahun terakhir di Singapura membuat konten editorial dan mencakup tren travel global serta mengembangkan pasar. Ia bekerja untuk menguatkan brand global National Geographic Travel dengan membangun hubungan strategis baru dengan pemangku kepentingan industri travel dan pariwisata serta membina hubungan yang berkelanjutan dengan mitra.

Stone merupakan penulis dua buku yang diterbitkan oleh National Geographic, From Mist and Stone: The Folklore of the Celtsand Vikings  dan Raging Forces: Life on a Violent Planet, serta satu dari HarperCollins, Extreme Earth: A Journey Through the World’s Most Dangerously Beautiful Places.

Ia telah menulis dan mengedit artikel yang menerima penghargaan dari North American Travel Journalists Association and the Society of American Travel Writers (Lowell Thomas Award). Stone pernah muncul di NBC dan CNN Internasional, menulis skrip televisi untuk Investigation Discovery dan membuat inisiatif perjalanan warisan budaya untuk United Nations Foundation. Ia juga menjadi juri untuk National Geographic World LegacyAwards dan sering muncul sebagai pembicara di konferensi travel dan pariwisata.

Berasal dari Toledo, Ohio, Stone mendapatkan gelar Sarjana Seni dari Universitas Kenyon. Ikuti Stone di Twitter: @travelerstone dan di Instagram @georgewstone.

(Lutfi Fauziah)

KOMENTAR