2015 / Agustus / 24   16:05

A Brief History of Indonesia: Sebuah Buku Sejarah yang Ringan Dibaca

Buku ini dapat membantu mereka para pejalan pemula yang ingin mengenal Indonesia serta para remaja yang tertarik dengan sejarah Indonesia

A Brief History of Indonesia: Sebuah Buku Sejarah yang Ringan DibacaTim Hannigan meluncurkan buku ketiganya yang berjudul A Brief History of Indonesia di Toko Buku Periplus, Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (21/8) (Anggie Cyndia Tedjamulja)

Indonesia, sebuah negara terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk terbesar keempat setelah Amerika Serikat. Saat ini Indonesia dipimpin oleh seorang pemimpin muda dan dinamis melalui pemilihan umum yang bersifat demokrasi.

 “Waktu pertama kali saya menjejakkan kaki saya ke Indonesia, hal yang pertama saya lakukan ke toko buku. Saat itu saya adalah seorang traveler yang menyukai sejarah. Dan apa yang saya temukan? Saya menemukan buku-buku tentang Indonesia yang terpisah. Padahal kala itu saya menginginkan sebuah buku “ringkas” yang berisi sejarah untuk mengenal Indonesia,” kata Tim Hannigan, dalam peluncuran bukunya yang berjudul A Brief History of Indonesia, di Jakarta, Jumat (21/8).

Tim Hannigan, seorang pria  asal Inggris ini merupakan seorang penulis lepas dan seorang travel journalist. Ia yang lahir di Penzance, Cornwall, adalah seorang spesialis penulis mengenai Indonesia dan India.

Mas Tim menyiapkan buku ini selama kurang lebih sekitar lima tahun lamanya. Ia membuat buku ini dari masa dari manusia kerdil, Ebu Gogo hingga masa di mana Jokowi sekarang menjabat sebagai presiden. Buku sejarah ini ia buat dengan gaya penulisan yang ringan karena memang ditujukan untuk pembaca non akademis serta untuk para traveler yang pertama kali ke Indonesia dan ingin mengenal Indonesia.

Buku ini tidak hanya berisi tulisan sejarah yang begitu ringan dan enjoy untuk dibaca, tetapi juga terdapat ilustrasi-ilustrasi, foto, serta gambar mengenai sejarah-sejarah besar di Indonesia.

Namun, bagaimana Tim, yang merupakan seorang pria asal Eropa ini menulis buku sejarah Indonesia? Bagaimana ia mendapatkan data-datanya tersebut?

KOMENTAR