Manusia Edisi Baru
April 2017

Manusia Edisi Baru

Manusia Edisi Baru

12.500 TAHUN SILAM-BEREVOLUSI UNTUK HIDUP DI KETINGGIAN Hingga baru-baru ini, kita mengira spesies kita sudah berhenti berevolusi, jauh di masa lalu. Kemampuan kita mengintip ke dalam genom manusia menunjukkan bahwa sebenarnya tubuh kita terus berubah agar sesuai dengan lingkungan tertentu. Sebagian besar manusia merasa sesak napas di udara gunung tinggi karena paru-paru harus bekerja lebih keras untuk menangkap oksigen yang lebih jarang. Penduduk Pegunungan Andes memiliki ciri dalam gennya yang memungkinkan hemoglobin mereka mengikat lebih banyak oksigen. Penduduk Tibet dan Etiopia secara terpisah beradaptasi dengan ketinggian, menunjukkan bahwa seleksi alam dapat menempuh jalan berbeda-beda untuk mencapai hasil yang sama: bertahan hidup. (Owen Freeman)


Silakan login untuk melihat galeri Manusia Edisi Baru selengkapnya.

KOMENTAR