Forum National Geographic Indonesia » Panjat & daki » RANUKUMBOLO: SETETES EMBUN YANG JATUH DARI SURGA di kaki Gunung Semeru (18-19 mei 2012)

RANUKUMBOLO: SETETES EMBUN YANG JATUH DARI SURGA di kaki Gunung Semeru (18-19 mei 2012)

Bagikan:

Moderators: kuma, Ruli Amrullah, siary, widhibek.

Post Reply

Page: 1

Author Post
Member
Registered: Oct 2012
Posts: 2

[Pengalaman mendaki saya bersama teman-teman ke Ranukumbolo, Danau diketinggian kurang lebih 3400 meter dari permukaan laut di kaki gunung Semeru]

Perjalanan ke Ranukumbolo kalau di musim kemarau anda bisa menggunakan kendaraan Pribadi seperti sepeda motor atao mobil, lebih hemat dari pada menyewa Jeep yang mencapai 75 rb/org, harga saat itu. Peringatan bahwa di Musim hujan sebaiknya naik Jeep aja jangan nekad bawa kendaraan sendiri, kalo pingin Offroad si ga apa2.

User posted image
(atas) Berhenti Sholat Subuh Plus istirahat karena semaleman belum tidur, jadi istirahat kurang lebih 2 jam sampai jam 5:30

Ranukumbolo terletak di Kaki Gunung Semeru dan termasuk Dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Dibawah ini kami sempat berhenti di satu - satunya warung dari perjalanan Tumpang menuju Ranupani :

Dijamin selama perjalanan anda disuguhi pemandangan indah
User posted image

User posted image
(atas) Warung di pertigaan menuju Bromo dan menuju Ranupani, Pos Pemeriksaan untuk mendaki ke arah Ranukumbolo dan Semeru

User posted image
(atas)Mobil Avansa yang kami gunakan, 6 org pendaki, kalau di musim hujan sebaiknya naik hartop/jeep 75 rb/org

Perjalanan Dari Surabaya karena malam hari ke arah malang 1,5 jam (supirnya mantan supir Bus sumber kencono), namun belum sampai malang belok kiri ke arah Tumpang, dari Tumpang inilah perjalanan di lanjutkan kira-kira dua jam untuk sampai di POS pemeriksaan Ranupani.

User posted image
(atas) Tiba Di Ranupani setelah mengurus ijin pendakian di Pos pemeriksaan, isi perut dulu diwarung2 disekitar Pos Pemeriksaan Ranupani

Jangan lupa untuk membawa ID Card KTP/SIM yang telah di Foto Kopi, Plus surat keterangan sehat dari Klinik, puskemas atau rumah sakit yang sebaiknya di urus di kota asal. Jika tidak membawa surat keterangan sehat, maka anda bisa mengurus di Puskesmas terdekat di ranupani. Jika tidak membawa ID CARD, SIM atau KTP, kemungkinan besar anda tidak diijinkan melakukan pendakian.

Dari Ranupani Perjalanan atau pendakian di Mulai dan memakan waktu 6 jam, lama karena kami pemula, bayangkan sebelum naik gunung semalaman kami begadang main PB, jangan ditiru yach ! Akhirnya perjalanan jadi lambat dech ...!

Paling jauh perjalanannya dari Pos Ranupani ke Pos 1
User posted image
(atas) teman saya Mas Dimas minta berhenti sebentar karena kecapaian


Di Pos 2
User posted image
(Atas) Tampak Pos Dua disebelah Kiri, karena sudah ada yg istirahat di sana, terpaksa kita istirahat diluar Pos beralaskan Bumi alias tanah.

Pos 3, Karena udah roboh terpaksa pada tidur di tanah. lagi-lagi ditanah melulu....huft !
User posted image
Pos Tiga rusak berat belum diperbaiki, terpaksa istirahat ditanah lagi ....keliatankan bawaannya, yang merah2 itu sleeping bag.

Dari Pos Tiga ke Pos empat kita ditemani si putih alias Kabut
User posted image
(Atas) kabut mulai Turun

User posted image
(atas) Dari Pos 3 langsung disambut tanjakan yang cukup curam, tampak dua anggota kami mas Tito dan Mas fajar kelelahan dan istirahat ditengah kabut pekat. Ralat bukan cuman dua yg kelelahan Plus yang Foto alias Saya penulis artikel ini, jadi bertiga.... hehehehehe..

Tiba Di Pos 4 alias tiba di Ranukumbolo, karena sore hari pemandangan dipenuhi kabut. Semua kekesalan akibat kecapaian, kelelahan mencair saat memandang keindahan danau di ketinggian 3400 Meter dari permukaan Laut ini.
User posted image
(atas) Danau Ranukumbolo, Gambar di ambil dari dalam Pos 4, dan penampakkan itu (mahluk memakai topi) adalah teman saya Mas Tito

User posted image
Ranukumbolo di sore hari

Karena suhu 14 Derajat Celcius di siang hari dan 3 derajat dimalam hari, bahkan dimalam hari bisa lebih drop lagi. Bawa Kaos kaki minimal tiga plus di bungkus kakinya dengan kantong kresek sebelum kaos kaki dikenakan, dua celana panjang Training aja jgn jin malah tambah dingin) dan satu baju plus dua jaket.

User posted image
Malam hari ditepi danau Ranukumbolo, karena suhu langsung Drop semua langsung ngumpet dibalik tenda

User posted image
Pagi hari di Tepi danau Ranukumbolo, bangun langsung buat api untuk mengusir dingin dari tubuh

User posted image
Pagi hari di Tepi danau Ranukumbolo, atasan kuning dari tenda dilepas dan dijemur menguapkan embun biar tidak berat saat dibawa, jadi tenda ganti warna kuning jadi putih.

User posted image
(atas) Pagi hari di Tepi danau Ranukumbolo, yang berdiri mas tito dan yg duduk adalah Sopir andalan kita spesialis advanture jebolan supir Bus Sumber bencana eh.... salah sumber Kencono

User posted image
Indah dan menawan hati pemandangan di Saat SUNRISE ditepi danau RANUKUMBOLO

Ranukumbolo, Ranu Berarti danau sedangkan Kumbolo berarti Tempat berkumpul, Jadi ranukumbolo berarti danau tempat berkumpul. Menurut Mitos masyarakat setempat, Ranukumbolo adalah tempat pemandian para bidadari, mmhhh…. Mungkin Cuman mitos, namun bagi saya Ranukumbolo adalah setetes embun yang jatuh dari surga.

User posted image

User posted image

Ranukumbolo aku berjanji akan kembali untuk memandangi dan menikmati pesona kecantikan yang kau pancarkan ...........END
« Last edit by Tiwira06 on Mon Oct 08, 2012 1:12 pm. »
Member
Registered: Apr 2011
Posts: 931
Location: Bandung

ga nyoba muncak mas? :roll:
btw ralat sedikit, hehe..itu ketinggiannya 2.400 mdpl, bukan 3.400 m :D
_______________
Nothing worth having comes easy
Member
Registered: Oct 2012
Posts: 2

ok trimakasih ralatnya.. sdh muncak 5 thn yg lalu, ga bawa kamera saat itu
Member
Registered: Oct 2012
Posts: 10
Location: Sidoarjo

Wah, saya barusan aja dari ranu kumbolo mas, mau nulis juga artikel disini, sama kayak di blog saya, sbnernya niat muncak, tapi di tengah perjalanan kawan saya drop fisiknya, jadi stay dulu deh di rakum... https://nationalgeographic.co.id/forum/topic-2294.html
Member
Registered: Nov 2013
Posts: 52

Sayang sekali, gambarnya sudah tidak ada

_______________
herbalife Indonesia untuk memerangi obesitas di Indonesia
Member
Registered: Jul 2013
Posts: 5

Sayang gambarnya gak muncul
Member
Registered: Mar 2014
Posts: 29

wah... menarik laporannya..

Post Reply

Page: 1