Edisi: Mei 2009Bayi Es

NEGERI RAKSASA
Mamut adalah kelompok gajah bergenus Mammuthus yang telah punah dengan nenek moyang yang meninggalkan Afrika sekitar 3,5 juta tahun lalu dan menyebar ke seantero Eurasia, beradaptasi dengan lingkungan hutan, sabana, dan stepa. Yang paling terkenal di antara makhluk berbelalai ini adalah mamut berbulu tebal, Mammuthus primigenius, sepupu dekat gajah modern dengan ukuran tubuh yang kurang-lebih sama. Binatang ini pertama kali muncul pada pertengahan kala Pleistosen, lebih dari 400.000 tahun lalu, mungkin di Siberia timur laut. Mamut berbulu tebal beradaptasi sangat baik dengan cuaca dingin, berkat lapisan bulu pendek yang tebal rapat, bulu pelindung yang mencapai 90 sentimeter, serta kuping kecil yang ditutupi bulu. Gading besarnya yang melengkung punya fungsi utama untuk bertarung, mungkin juga berguna dalam mengais makanan yang terkubur salju. Karena mamut sering mati dan terkubur dalam endapan yang kemudian beku, banyak jasad binatang itu yang bertahan hingga masa modern, terutama di dalam lapisan tanah beku Siberia yang luas dan tebal.

Sesungguhnya, dongeng alam bawah Nenets benar adanya: tanah bagian dalam di Siberia penuh dengan mamut berbulu tebal. Saat es mencair setiap musim panas, ratusan gading, gigi, dan tulang muncul di tepi sungai, danau, serta di sepanjang pantai. Erosi membebaskan rangka-rangka itu dari tanah beku tempat tulang-tulang itu terbaring selama puluhan ribu tahun. Sejak ahli botani Mikhail Ivanovich Adams menemukan jasad mamut berbulu wol pertama di Siberia pada 1806, sekitar selusin spesimen jaringan lunak lainnya telah ditemukan, termasuk beberapa anak mamut mulai dari yang baru lahir hingga umur setahun. Namun, dari semua jasad berbagai umur itu, tak ada yang selengkap makhluk yang ditemukan Yuri Khudi—dan kini hilang—di Sungai Yuribey.

Pada masa mamut masih hidup, bentang alam di sebagian besar kawasan megafauna itu sangat berbeda dengan tanah lapang nan gersang serta tundra berpaya yang ada di sekeliling Sungai Yuribey masa kini. Saat itu udaranya lebih kering, awan sedikit, dan angin kencang melintasi langit yang sangat biru. Alih-alih tundra, terbentang padang rumput kering yang disebut ahli paleobiologi R Dale Guthrie sebagai stepa mamut. Stepa ini membentang dari Irlandia ke Kamchatka dan menyeberangi jembatan darat Bering ke Alaska, Yukon, dan sebagian besar Amerika Utara. Rerumputan, semak berdaun lebar, dan belukar stepa yang pendek menyediakan makanan bergizi bagi mamut serta berbagai megafauna raksasa yang berbulu lebat—badak berbulu tebal, bison bertanduk panjang bertubuh raksasa, dan berang-berang sebesar beruang, di samping karnivora menyeramkan yang memburu binatang-binatang itu: macan gigi pedang, dubuk gua, serta beruang muka pesek raksasa.

Kemudian, antara 14.000 hingga 10.000 tahun lalu, mamut menghilang dari sebagian besar wilayahnya, bersamaan dengan hilangnya sebagian besar spesies mamalia besar di Belahan Bumi Utara—di beberapa daerah kepunahan ini bahkan mencapai 70 persen. Kepunahan ini demikian meluas, sehingga ada bermacam-macam bencana yang diduga para ilmuwan menyebabkannya—tabrakan meteor, kemarau dan kebakaran, serta penyakit-hiper mematikan yang menyebar antarspesies. Namun, karena kepunahan ini bersamaan waktunya dengan akhir zaman es terakhir, banyak peneliti yakin bahwa penyebab utama kematian massal itu adalah kenaikan suhu yang tajam, yang secara drastis mengubah tetumbuhan. Simulasi komputer baru-baru ini tentang perubahan lanskap pada kala Pleistosen akhir menunjukkan bahwa 90 persen habitat mamut menghilang. “Kami punya bukti kuat bahwa perubahan iklim memainkan peran penting dalam kepunahan mamut,” ujar Adrian Lister, seorang paleontolog dan pakar mamut di Natural History Museum di London. “Di Eurasia, kedua kejadian itu terjadi pada waktu berdekatan.”

Halaman 3 dari 10
1-2-3-4-5-6-7-8-9-10
email a friend icon printer friendly icon    |   
- ADVERTISEMENT -


blog
Sentra Blog
Baca laporan dan tips kami, lalu tuangkan pendapat Anda melalui forum komentar.
blog
Newsletter NGI
Dapatkan kabar terbaru dari kami, langsung ke email Anda.
blog
Widget
Personalisasikan situs Anda dan dapatkan akses lebih mudah ke jejaring website NGI.