Edisi: Januari 2010Benih Flora
gallery

Benih flora mengembara mencari cinta, lalu jadi saksi peradaban manusia.

Oleh Robb Dunn
Foto oleh Martin Oeggerli

Kita, manusia, sering tak menghargai banyak hal. Salah satunya tentu kemampuan berjalan, merangkak, atau bahkan keberanian mendekati lawan jenis yang menarik hati saat sedikit mabuk. Tumbuhan tak punya kemewahan seperti itu. Dalam sebagian besar sejarah panjangnya di muka bumi, untuk kawin tumbuhan hijau harus berdekatan hingga nyaris bersentuhan. Lumut daun menyebarkan spermanya yang pucat bersama air hujan agar terhanyut ke lumut daun di dekatnya. Hal ini juga dilakukan oleh tumbuhan periode awal. Namun, metode ini memerlukan kelembapan. Tumbuhan hanya dapat bertahan di tempat lembap saat butir air menjamin hubungan jantan dan betina. Karena itulah sebagian besar bumi berwarna cokelat.

SELENGKAPNYA »
email a friend icon printer friendly icon    |   
- ADVERTISEMENT -


blog
Sentra Blog
Baca laporan dan tips kami, lalu tuangkan pendapat Anda melalui forum komentar.
blog
Newsletter NGI
Dapatkan kabar terbaru dari kami, langsung ke email Anda.
blog
Widget
Personalisasikan situs Anda dan dapatkan akses lebih mudah ke jejaring website NGI.