Tak ada tempat lain di Italia—tempat malapetaka berhiaskan langgam rokoko dan disulam dengan sifat blak-blakan—di mana situasi krisis bisa dibingkai seelok Venesia. Bukan daratan bukan pula lautan, tetapi suatu tempat nan berkilau di antara keduanya. Kota itu mengapung laksana fatamorgana dari laguna di atas Laut Adriatik. Selama berabad-abad, kota itu terancam hilang ditelan gelombang acqua alta, yakni banjir berkala tiada henti yang diakibatkan oleh peran serta pasang naik dan fondasi yang terus terbenam, tetapi itu bukanlah masalah utama.
SELENGKAPNYA »