Tiga Puncak Menara Suci

Desember 2016

Tiga Puncak Menara Suci

Nostalgia masa kecil di tengah kemegahan loka doa di pusat metropolitan Jakarta.

Tiga Puncak Menara Suci

Oleh Titania Febrianti

Dua ekor burung gereja mencuri pandangan saya. Mereka hinggap di lantai, lalu mengumpulkan dedaunan kering berwarna cokelat muda entah dari mana asalnya. Saya ikuti ke mana mereka mengudara. Satu burung gereja hinggap di bawah kaki patung Santo Ignatius Loyola, dan satu lagi hinggap di kepala salah satu patung pengarang Injil, di atas mimbar pengotbah. Saya pun duduk tergeming di bangku umat, mendengarkan riuhnya suara mereka. Saya pertama kali menjejakkan kaki di dalam Gereja Katedral Jakarta ...

Silakan login untuk melihat feature ekstra ini selengkapnya.

KOMENTAR