Oktober 2016

Senyuman Misterius dari Masa Silam

Menempuh perjalanan mencekam demi menengok pusaka pitarah di lembah-lembah Sulawesi Tengah.

Senyuman Misterius dari Masa Silam

Oleh Feri Latief

“ Kita harus berangkat pagi sekali agar tak kena buka tutup jalan, ” begitu kata Pak Inte, pengemudi yang kalem dan irit bicara. Kebetulan, sepanjang jalur yang akan kami lintasi itu banyak proyek perbaikan infrastruktur jalan. Karena jalan menyempit, petugas membuat aturan “ sistem buka-tutup” Kemalaman di jalan adalah rawan dan gawat, pasalnya, kami berada di kawasan persembunyian teroris. Pak inte memindahkan perseneling rendah. Kami bersiap merambati jalanan yang ...

Silakan login untuk melihat feature ekstra ini selengkapnya.

KOMENTAR