Desa, Kota, dan Sepincuk Semanggi
Juli 2016

Desa, Kota, dan Sepincuk Semanggi

Semanggi, bagi warga Surabaya, bukan sekadar sajian, tetapi juga ingatan tentang sebuah kota.

Desa, Kota, dan Sepincuk Semanggi

Oleh Ayos Purwoaji

Sekilas, makanan ini tak ubahnya seperti sayuran yang disiram bumbu pecel. Tampilan dan porsinya sangat sederhana. Bahkan dapat dikatakan lebih pantas dianggap kudapan daripada makanan. Seperti brambang asem yang biasa ditemui di Pasar Gede, Solo. Namun, justru karena sifatnya yang ringan dan tidak mengenyangkan, semanggi dapat dinikmati kapan saja. Bagi sebagian orang Surabaya yang pergi merantau, semanggi menjadi semacam klangenan pengobat rindu. Karena rasa khasnya tidak bisa ditemukan di ...

Silakan login untuk melihat feature ekstra ini selengkapnya.

KOMENTAR