Terbit Rindu pada Bekas Kota Candu
Februari 2016

Terbit Rindu pada Bekas Kota Candu

Masa silamnya dikenang sebagai corong candu bagi pemadat di Jawa. Kini, pecinan itu menjelma menjadi kota pusaka, surga pemuja barang kuno, dan incaran tamasya!

Terbit Rindu pada Bekas Kota Candu

Oleh Agni malagina

Tiba di tengah hari bolong. Kami melompat turun dari bis patas AC sambil membawa ransel jumbo dan kotak kamera berbahan metal. Lunas sudah alunan musik dangdut koplo selama hampir tiga jam dalam perjalanan Semarang-Lasem. Kami menyeberang Jalan Raya Pos yang dijejali truk gandeng, tergopoh-gopopoh dengan membawa aneka jinjingan tadi. Hawa panas, asap knalpot, dan debu jalan itu membuat saya pening dan terhuyung-huyung. Mungkin, dampak dangdut koplo baru terasa di kepala saya. Apakah dangdut ...

Silakan login untuk melihat feature ekstra ini selengkapnya.

KOMENTAR