Senandung Jiwa Sungai Kampar

Februari 2016

Senandung Jiwa Sungai Kampar

Sungai Kampar telah menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat melayu Riau. Diantara nadi kehidupan itu, ombak besar selalu muncul saban akhir tahun, bono.

Senandung Jiwa Sungai Kampar

Oleh Syafrizaldi

Sungai Kampar tak hanya badan air yang meliuk di ceruk landai bumi Lancang Kuning. Sungai ini telah menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat melayu Riau. Sementara bentang hutan gambut justru memberikan nuansa embara lain dari sekedar mengarung sungai. Diantara nadi kehidupan itu, ombak besar selalu muncul saban akhir tahun, bono. Husni, pria tua 76 tahun yang berpapasan dengan saya di Pulau Muda mengatakan kakeknya sangat takut dengan bono. Bila bono datang, keluarganya segera menutup ...

Silakan login untuk melihat feature ekstra ini selengkapnya.

KOMENTAR