Februari 2016

Memburu Kenangan Maizuru

Jejak pemulangan para serdadu Matahari Terbit dari panggung Perang Dunia Kedua.

Memburu Kenangan Maizuru

Oleh Susi Sumaryati

“ Hayaku… hayaku! ’ seru Shinji Mashishige dari ujung telpon, menyuruh saya bergegas. Saya mempercepat langkah. Sepuluh menit jelang pukul lima pagi, saya sudah bersiap menanti di depan kampus. Saya tahu mereka terbiasa tepat waktu. Pukul lima tepat, jemputan kami datang. Sebagian besar penumpang merupakan pensiunan tentara dan istrinya. Semuanya orang Jepang, kecuali saya dan dua orang teman saya. Kami berkenalan dengan mereka, yang semuanya lebih cocok sebagai kakek dan ...

Silakan login untuk melihat feature ekstra ini selengkapnya.

KOMENTAR