Embara di Bara Padang
Desember 2015

Embara di Bara Padang

Di sela kehidupan yang sedang di titik nadir, ada harapan untuk kembali bangkit.

Embara di Bara Padang

Oleh Agus Prijono

Matahari memanggang Baluran. Segalanya memuai. Batu-batu gosong di atas tanah yang pecah-pecah. Pepohonan meranggas; rerumputan meregang nyawa. Satwa liar berlomba mereguk air kubangan yang berlumpur. Asap kebakaran hutan mengepul di lereng-lereng pegunungan. Di sela kehidupan yang sedang di titik nadir, ada harapan untuk kembali bangkit. Kala pepohonan meluruhkan daun, randu alas justru menebar benih. Kapuknya ringan mengambang di udara, memboyong biji-biji mengikuti tiupan angin. Satu-satu ...

Silakan login untuk melihat feature ekstra ini selengkapnya.

KOMENTAR