Seperti Manusia, Monyet Pun Suka Berendam di Air Hangat untuk Meredakan Stres
2018 / April / 6   11:18

Seperti Manusia, Monyet Pun Suka Berendam di Air Hangat untuk Meredakan Stres

Tidak hanya untuk manusia, berendam air hangat pun bisa meredakan stres pada monyet-monyet di Jepang. Bahkan bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan.

Seperti Manusia, Monyet Pun Suka Berendam di Air Hangat untuk Meredakan StresPara peneliti di Jepang menemukan fakta bahwa monyet-monyet juga menikmati waktu berendam di air hangat. (Yasuyoshi Chiba)

Berendam di air hangat diketahui bisa membantu meredakan stres. Namun, manfaat ini tidak hanya dirasakan oleh manusia, tapi juga monyet. Para peneliti di Jepang menemukan fakta bahwa monyet-monyet juga menikmati waktu spa.

Monyet salju Jepang dikenal akan kecintaan mereka pada aliran air hangat di wilayah Nagano, bagian selatan negara tersebut. Para turis berbondong-bondong datang untuk memotret aktivitas monyet-monyet itu saat berendam di pemandian air hangat.

Ada asumsi yang mengatakan bahwa mereka senang berendam untuk menghangatkan diri setelah berhadapan dengan musim dingin yang menusuk.

((Baca juga: Lacak Pergerakan Hiu Paus, Tubuh "Susi" Dipasang Tag Satelit)

Namun, para peneliti dari Primate Research Institute, Kyoto University, yang mengobservasi 12 monyet Jepang betina di  penangkaran Jigokudani Yaen-Koen menyatakan, alasannya lebih dari itu.

Mereka meneliti perilaku mandi dari para monyet tersebut dan mengumpulkan kotorannya untuk mengukur kadar glukokortikoid  -- hormon yang konsentrasinya meningkat saat stres tinggi.

Para peneliti menemukan fakta bahwa monyet, berusia lima hingga 24 tahun, tingkat stresnya menurun sebanyak 20% setelah berendam di air hangat.

(Baca juga: Tumpahan Minyak Tewaskan Lebih dari 2400 Hewan dan Ancam Kehidupan Penduduk Lokal)

“Studi ini menunjukkan bahwa berendam di air hangat juga memiliki manfaat bagi monyet Jepang,” kata Rafaela Sayuri Takeshita.

Ia yakin, perawatan spa bisa memberikan manfaat tambahan pada monyet-monyet tersebut seperti meningkatkan kesuburan dan memberikan umur panjang.

“Ke depannya, kami ingin mempelajari kaitan antara ketiganya,” pungkas Takeshita.

(Sumber: AFP)

KOMENTAR