Hati-Hati, Perubahan Pada 6 Bagian Tubuh Ini Tunjukkan Adanya Gangguan Kesehatan
2018 / April / 6   13:57

Hati-Hati, Perubahan Pada 6 Bagian Tubuh Ini Tunjukkan Adanya Gangguan Kesehatan

Perubahan pada kuku, rambut, payudara, mata, lidah, dan kaki bisa jadi mengindikasikan adanya gangguan kesehatan di tubuh Anda.

Hati-Hati, Perubahan Pada 6 Bagian Tubuh Ini Tunjukkan Adanya Gangguan KesehatanIlustrasi (Thinkstock Photo)

Bagian luar tubuh kita mungkin memberikan sinyal tertentu mengenai kesehatan kita. Hal tersebut dapat terlihat melalui perubahan warna, bentuk atau tekstur di bagian tubuh tertentu yang bisa menjadi tanda masalah medis yang harus ditangani.

Berikut ini adalah perubahan enam bagian tubuh yang perlu Anda perhatikan:

Kuku

Munculnya titik-titik putih atau garis-garis pada kuku jari Anda merupakan pertanda kekurangan mineral. Namun, beberapa ahli kesehatan bersikeras bahwa ini hanyalah mitos.

(Artikel terkait: Mendengkur Tanda Adanya Gangguan Kesehatan)

"Kadang-kadang, perubahan dalam penampilan kuku Anda mengindikasikan adanya penyakit. Namun, perubahan ini akan lebih dramatis dibandingkan bintik putih yang hanya muncul sesekali," kata Dr. Andrew Weil, direktur  Arizona Center for Integrative Medicine di University of Arizona.

Namun, pemutihan progresif dari seluruh kuku—yang dikenal sebagai kuku Terry—dapat  mengindikasikan kondisi kesehatan seperti sirosis, gagal ginjal kronis, dan gagal jantung kongestif.

Rambut

Kerontokan, penipisan dan kekeringan rambut mungkin merupakan tanda-tanda gangguan tiroid—baik tiroid aktif maupun kurang aktif—yang dapat mempengaruhi siklus pertumbuhan rambut dan folikel serta menyebabkan rambut rontok. Namun, hilangnya rambut di tepi luar alis mata secara spesifik bisa menjadi indikator tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme).

Payudara

Perubahan tiba-tiba pada payudara wanita seperti penebalan atau membesarnya benjolan tidak boleh diabaikan. Sementara kebanyakan wanita tidak memiliki simetri payudara yang sempurna, satu payudara yang tiba-tiba menjadi lebih besar daripada yang lain dapat menunjukkan masalah seperti infeksi atau bahkan kanker. Nipple discharge—cairan yang keluar dari putting susu—pada wanita yang tidak hamil harus segera diperiksakan ke dokter, terutama jika mengandung darah atau terjadi tanpa rangsangan/iritasi.

(Baca juga: Mencuci Piring Menjadi Salah Satu Sumber Konflik Hubungan di Rumah)

Mata

Penglihatan buram bisa menjadi gejala retinopati diabetik. Glukosa yang berlebihan dapat merusak pembuluh darah kecil yang terhubung ke retina bahkan selama prediabetes—ketika pasien belum didiagnosis dengan kondisi tersebut. Untuk orang yang berusia di bawah 50 tahun, perkembangan lingkaran putih atau abu-abu terang di mata bisa menjadi pertanda kuat dari kolesterol tinggi.

Lidah

Lidah manusia dapat memberikan banyak petunjuk untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang potensial.

"Setiap perubahan warna, gumpalan, luka atau rasa sakit harus dipantau dan dievaluasi oleh seorang profesional medis jika hal tersebut tidak hilang dalam waktu dua minggu," kata Dr Daniel Allan, seorang dokter di Cleveland Clinic.

Biasanya, lidah berwarna merah jambu dan tertutup bintil-bintil kecil yang disebut papila. Lidah yang halus dan putih dapat menandakan defisiensi nutrisi dalam tubuh. Dr Allan menjelaskan, hal ini sering bisa dilihat pada perokok sebagai pertanda leukoplakia—bercak-bercak berwarna putih atau abu-abu yang muncul dalam mulut. Kondisi ini dapat menjadi "pendahulu kanker", tetapi tidak "berbahaya secara inheren" dengan sendirinya.

"Jika Anda melihat apa yang Anda piker dapat menjadi leukoplakia, segera hubungi dokter gigi Anda," tambah Dr Allan.

(Artikel terkait: Hati-Hati, 5 Bau Pada Tubuh Ini Bisa Jadi Tanda Gangguan Kesehatan)

Kaki

Kaki dan pergelangan kaki yang bengkak disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan, seperti fluktuasi hormon atau konsumsi garam yang berlebihan. Dalam kasus yang lebih serius, perubahan pada bagian tubuh ini juga dapat menunjukkan gagal jantung kongestif, karena organ tidak dapat memompa darah yang cukup, yang mengarah ke pembentukan cairan. Pembengkakan juga bisa dikaitkan dengan adanya pembekuan darah.

"Darah yang membeku menyebabkan tekanan meningkat di belakang area obstruksi, dan tekanan yang meningkat mendorong cairan dalam darah keluar dari pembuluh darah ke jaringan," kata Dr Roy Silverstein, wakil presiden American Society of Hematology.

(Citra Anastasia. Sumber: Medical Daily)

KOMENTAR