5 Hal yang Dilakukan ''Manusia Masa Kini'' untuk Menyelamatkan Bumi
2018 / April / 16   21:22

5 Hal yang Dilakukan "Manusia Masa Kini" untuk Menyelamatkan Bumi

Mereka menggunakan teknologi untuk memperbaiki kerusakan lingkungan.

5 Hal yang Dilakukan ''Manusia Masa Kini'' untuk Menyelamatkan BumiDalam serial "Anthropocene" nya, fotografer David Ellingsen menggabungkan peninggalan dari manusia dan alam. Karya-karyanya mencerminkan harapan dan kepedulian tentang bagaimana manusia membentuk kembali planet Bumi. (David Ellingsen)

Anthropocene. Itulah nama yang mulai digunakan untuk menggambarkan zaman sekarang dari sejarah Bumi. "Anthro," tentu saja, mengacu pada bagaimana manusia mengubah planet ini. Efek mengerikan dari aktivitas manusia—perubahan iklim dan polusi—tentunya sudah bukan hal yang asing lagi.

Namun, kita juga perlu belajar bagaimana membuat Bumi menjadi tempat yang lebih baik untuk manusia, seperti yang ditunjukkan oleh beberapa contoh yang akan dipaparkan di sini.

Kemajuan teknologi telah memungkinkan orang untuk bertani secara lebih efisien, memperoleh air dengan lebih efektif, dan mendayagunakan kembali lahan yang sebelumnya tidak memiliki hasil. Dalam serial "Anthropocene" -ya, fotografer David Ellingsen menggabungkan peninggalan dari manusia dan alam. Karya-karyanya mencerminkan harapan dan kepedulian tentang bagaimana spesies kita membentuk kembali planet ini.

(Artikel terkait: Menyelamatkan Bumi dengan Mengonsumsi Hamburger Ramah Lingkungan)

1. Penanaman Pohon dengan Drone

Dapatkah drone melawan deforestasi? Insinyur di BioCarbon Engineering yang berbasis di UK telah mengembangkan drone penyimpan benih yang dirancang untuk menanam satu miliar pohon dalam setahun. Lebih canggih dan terampil daripada metode udara saat ini, drone dapat mencapai tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau manusia.

2. Pembersihan Plastik

The Ocean Cleanup, sebuah lembaga nonprofit Belanda, memiliki gagasan untuk membersihkan Great Pacific Garbage Patch, hamparan luas plastik dan sampah yang mengambang di Pasifik Utara. Dengan menggunakan jaring dan jangkar, sistem akan mengait plastik hingga ke permukaan air dan menahannya sampai dapat terkumpulkan.

3. “Terbang” di Atas Es

San Diego Zoo Global bekerja sama dengan Northrop Grumman menggunakan hexacopter otonom dengan kamera beresolusi tinggi dan sensor yang dapat memantau perilaku es laut dan beruang kutub. Proyek ini dirancang untuk menggambarkan bagaimana beruang beradaptasi dengan musim panas yang lebih panjang dan es yang mencair.

4. Pertanian ala Kota

Sebuah startup bernama Plenty menggunakan lampu LED untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman hidroponik dalam ruangan. Dirancang untuk hiperefisiensi, usaha pertanian Plenty tersebut dapat mencapai hasil hingga 350 kali lebih besar perkaki persegi sebagai bidang konvensional. Perusahaan ini sedang melakukan perluasan di berbagai kota di Cina.

5. Penggunaan Sensor "Penyelamat" di Jalan

Bisakah jumlah hewan yang terbunuh di jalan berkurang? Untuk mengurangi bahaya bagi hewan dan pengemudi, perusahaan Brasil, ViaFauna, menguji sensor di pinggir jalan—serupa dengan yang digunakan untuk speed trap—untuk mengidentifikasi gangguan di jalan dan kemudian menerangi rambu-rambu untuk memberi tahu pengemudi.

Kisah ini muncul dalam majalah National Geographic edisi Mei 2018.

(Citra Anastasia. Sumber: Daniel Stone/National Geographic)

KOMENTAR