Kamera Bantu Ilmuwan Ungkap Rahasia Besar Kehidupan Hewan

Kamera Bantu Ilmuwan Ungkap Rahasia Besar Kehidupan Hewan

Kamera pada hewan liar bisa mengungkap banyak informasi tentang kondisi nyata habitat hewan. Hal ini membantu ilmuwan untuk program pelestarian di masa depan.

Kamera Bantu Ilmuwan Ungkap Rahasia Besar Kehidupan HewanBuchanan dan Cheetah. (Kompas.com)

Teknologi kamera berhasil mengungkap peristiwa kehidupan alam liar yang dulunya mustahil terekam sebelumnya.

Sebelumnya, seorang juru kamera akan kesulitan merekam simpanse yang membangun sarangnya di kanopi hutan atau merekam seekor cheetah yang berlari kencang mengejar mangsanya dari sudut pandang si hewan.

Gordon Buchanan, juru alam liar profesional asal Skotlandia, bersama ilmuwan kini berhasil melakukannya dengan teknologi kamera mini terbaru.

(Baca juga: Penelitian dengan Kamera Ungkap Kehidupan Satwa Liar di Zona Eksklusif Chernobyl)

Dengan tekniknya, Buchanan dapat mengetahui secara detail kehidupan beruang cokelat di pegunungan Turki yang sebelumnya belum pernah terlihat dan mengetahui siapa yang merawat bayi lemur saat induknya keluar dari sarang untuk mencari makan di Afrika Selatan.

Buchanan menceritakan pengalamannya di acara BBC One pada Kamis (1/2/2018). Kamera pada hewan liar bisa mengungkap banyak informasi tentang kondisi nyata habitat hewan. Hal ini membantu ilmuwan untuk program pelestarian di masa depan.

Jenis kamera yang digunakan ukurannya kecil dan disesuaikan untuk aksi, semacam kamera GoPro. Daya tahan baterai yang terbatas mebuat Buchanan mengatur kamera akan merekam hanya pada saat-saat penting, misalnya hanya merekam pada malam hari atau saat menyelam.

Buchanan mendesain kamera tersebut kuat dan tidak menganggu gerak hewan. "Kita buat mudah bagi hewan untuk melepasnya jika merasa terganggu," dikutip dari Sciencefocus, Kamis (1/2/2018).

(Baca juga: Software Ini Dapat Memperlihatkan Seperti Apa Dunia dari Perspektif Hewan)

Pengalaman Buchanan yang berkesan adalah saat berhasil merekam ikan pari mobula betina yang melahirkan bayinya di Azores, Samudera Atlantik.

Rekaman itu menunjukkan bahwa mobula ternyata tidak melahirkan bayinya di sekitar di pegunungan bawah laut karena banyak makanan melimpah. Setelah itu, mobula akan kawin dengan pejantan yang ada di wilayah tersebut.

Buchanan masih merasa terkagum-kagum saat melihat rekaman cheetah. Kamera yang diikatkan di kepalanya, bisa tenang meskipun saat berlari kencang mengejar mangsanya. Kami menobatkan cheetah sebagai kameramen terbaik.

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com. Baca artikel sumber. 

(Michael Hangga Wismabrata/Kompas.com)

KOMENTAR