Pulau di Indonesia Ini Ditemukan Sangat Kaya Akan Lukisan Gua
2017 / Desember / 20   10:31

Pulau di Indonesia Ini Ditemukan Sangat Kaya Akan Lukisan Gua

Pulau Kisar memiliki 28 situs seni cadas yang dapat membantu menceritakan sejarah perdagangan dan budaya dari 2.500 tahun silam di Indonesia.

Pulau di Indonesia Ini Ditemukan Sangat Kaya Akan Lukisan GuaPeta Pulau Kisar. (ANU)

Sebuah pulau kecil di Indonesia, yang sebelumnya belum dieksplorasi oleh para arkeolog, ditemukan memiliki lukisan gua kuno yang sangat kaya, setelah sebuah studi dilakukan oleh para peneliti dari The Australian National University (ANU).

Tim tersebut menemukan total 28 situs seni cadas yang berasal dari kurang lebih 2.500 tahun yang lalu. Situs seni cadas ini berasal dari Pulau Kisar yang memiliki luas 81 kilometer persegi dan terletak di utara Timor-Leste.

Orang-orang digambarkan membuat ...Orang-orang digambarkan membuat gerak isyarat di lukisan seni cadas, di Pulau Kisar. (ANU)

Arkeolog terkemuka, Distinguished Professor Sue O'Connor dari School of Culture, History and Language, mengatakan bahwa lukisan tersebut membantu menceritakan sejarah perdagangan dan budaya di kawasan ini.

"Secara arkeologis, belum pernah ada yang menjelajahi pulau kecil ini sebelumnya," kata Profesor O'Connor. "Pulau-pulau di Indonesia ini pernah menjadi jantung perdagangan rempah-rempah selama ribuan tahun. Lukisan yang kami temukan menggambarkan kapal, anjing, kuda dan orang-orang yang sering memegang sesuatu seperti perisai,” tambah Profesor O’Connor. Adegan lain juga menunjukkan orang bermain drum, yang mungkin sedang terlibat dalam seremoni.

Wujud perahu yang digambarkan ...Wujud perahu yang digambarkan di lukisan seni cadas, di Pulau Kisar. (ANU)

Profesor O'Connor mengatakan bahwa penemuan tersebut menunjukkan sejarah bersama yang lebih kuat dengan pulau tetangga, Timor, dari yang telah diketahui sebelumnya. "Lukisan Kisar merupakan gambar yang sangat mirip dengan yang ada di ujung timur Timor-Leste," ujarnya.

"Ciri khas seni di kedua pulau ini adalah ukuran manusia dan hewan yang sangat kecil, kurang dari 10 sentimeter. Dibalik ukuran mereka yang kecil itu, mereka makhluk yang sangat dinamis," jelas Profesor O’Connor.

Seni cadas di Pulau Kisar. Lukisan seni cadas di Pulau Kisar. (ANU)

Profesor O'Connor memaparkan, hubungan antara kedua pulau tersebut mungkin berkaitan dengan periode Neolitik 3.500 tahun yang lalu, yang melihat masuknya pemukim Austronesia yang mengenalkan hewan piaraan, seperti anjing, dan mungkin tanaman sereal.

Namun, kemiripan yang erat antara beberapa tokoh dan gambar yang dilukis pada drum logam—yang mulai diproduksi di Vietnam utara dan Ciina barat daya sekitar 2.500 tahun yang lalu dan diperdagangkan di seluruh wilayah—tersebut mengindikasikan tanggal yang lebih baru untuk beberapa lukisannya.

Lukisan seni cadas di Pulau ...Lukisan seni cadas di Pulau Kisar. (ANU)

"Lukisan-lukisan ini mungkin mengumumkan pengenalan sistem simbolis baru yang didirikan sekitar dua ribu tahun yang lalu, menyusul pertukaran barang-barang prestise dan awal masyarakat hierarkis," katanya.

Sebuah makalah yang menggambarkan lukisan batu di lima situs yang ditemukan tersebut telah diterbitkan di Cambridge Journal of Archaeology.

(Citra Anastasia. Sumber: phys.org)

KOMENTAR