Mengapa Bulan dan Matahari Tampak Lebih Besar di Cakrawala?
2017 / November / 9   11:29

Mengapa Bulan dan Matahari Tampak Lebih Besar di Cakrawala?

Kita sering melihat Matahari dan Bulan tampak lebih besar saat terbit atau tenggelam, dan perlahan mengecil ketika sudah menggantung di langit. Mengapa begitu?

Mengapa Bulan dan Matahari Tampak Lebih Besar di Cakrawala?Terbitnya bulan purnama yang indah pada supermoon Mei 2012. (Kredit: Andrew Fazekas)

Gejala bulan/matahari lebih besar pada saat dekat dengan cakrawala hanyalah ilusi, karena otak kita berpikir bahwa arah cakrawala lebih jauh daripada di titik kulminasi atau disebut juga zenith.

Karena itu ketika Anda melihat Bulan atau Matahari terbit di cakrawala dan perlahan-lahan naik ke zenith ia akan tampak semakin mengecil.

Baca juga: Tabung Lava Raksasa Berpotensi Jadi "Rumah" Bagi Astronaut di Bulan

Fenomena ini juga dikenal sebagai Ilusi Bulan dan juga sama kasusnya dengan Matahari. Ilusi ini terjadi karena ketika Bulan atau Matahari sedang di cakrawala, secara tidak sadar kita membandingkannya dengan obyek latar depan seperti pohon, rumah, gunung atau kadang dengan cakrawala itu sendiri. Akibatnya, Bulan/Matahari tampak lebih besar dibanding ketika Bulan/Matahari menggantung sendirian di langit.

Kasus ilusi Bulan ini mirip atau sama dengan yang namanya ilusi Ponzo atau ilusi optik geometri, dimana otak berpikir bahwa apapun yang ada di atas berada lebih jauh maka ukurannya pasti lebih besar. Tapi dalam kenyataannya ukurannya sebenarnya sama.

Baca juga: Fakta Menarik Fenomena 'Strawberry Moon'

Ada juga yang menduga kalau ilusi tersebut terjadi karena pembiasan. Tapi, pembiasan atmosfer hanya perpengaruh pada penggepengan piringan Matahari/Bulan (yang justru membuat bulan/matahari lebih kecil pada sumbu vertikalnya) dan juga perubahan warna menjadi lebih merah.

Sumber asli artikel dari langitselatan.com. Baca artikel sumber.

(Pengembara Angkasa/langitselatan.com)

KOMENTAR