Kayumanis, Rempah yang Bisa Melawan Obesitas
2017 / November / 29   16:27

Kayumanis, Rempah yang Bisa Melawan Obesitas

Studi terbaru menemukan bahwa kayu manis, salah satu rempah yang populer, dapat membantu melawan obesitas.

Kayumanis, Rempah yang Bisa Melawan ObesitasKulit kayu manis merupakan salah rempah paling dicari para penjelajah samudra pada abad ke-16, berupa kulit bagian dalam beberapa spesies pohon bergenus Cinnamomum. (Thinkstock)

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang meningkat di seluruh dunia. Gaya hidup tidak sehat dan kurang berolahraga adalah dua penyebab utama obesitas.

Untuk mengatasi masalah itu, banyak orang terutama perempuan, melakukan cara-cara ekstrem, seperti melewatkan makanan utama dan membiarkan diri mereka kelaparan.

Untungnya, ada kabar baik bagi para penderita obesitas. Studi terbaru menemukan bahwa kayu manis, salah satu rempah yang populer, dapat membantu melawan obesitas dengan membakar sel-sel lemak dan meningkatkan metabolisme.

(Baca juga: Empat Khasiat Kayu Manis Bagi Kesehatan)

Sebelumnya, para ilmuwan telah mengamati bahwa cinnamaldehida, minyak esensial yang memberi rasa manis pada kayu manis, melindungi tikus dari obesitas dan hiperglikemia atau tingkat glukosa tinggi dan abnormal pada darah.

Untuk memahami mekanisme yang mendasari efek tersebut, para peneliti dari University of Michigan di Amerika Serikat melakukan penelitian untuk memahami aksi cinnameldehida dan mengetahui apakah senyawa itu juga dapat melindungi manusia.

"Para ilmuwan menemukan bahwa senyawa ini berpengaruh pada metabolisme. Jadi kami ingin tahu bagaimana itu terjadi, seperti apa efeknya pada sel-sel tikus dan seperti apa pada sel-sel manusia," ujar Jun Wu, asisten profesor penelitian di Michigan.

(Baca juga: Tak Hanya Melezatkan Makanan, Enam Rempah Ini Juga Menyehatkan Tubuh)

Dalam penelitian itu, terungkap bahwa cinnamaldehida meningkatkan metabolisme dengan bertindak langsung pada sel-sel lemak atau adiposit, mendorong mereka untuk mulai membakar energi melalui proses yang disebut thermogenesis.

Periset kemudian menguji adiposit manusia dari relawan yang mewakili berbagai usia, etnis, dan indeks masa tubuh. Saat sel diobati dengan cinnamaldehida, peneliti melihat peningkatan ekspresi beberapa gen dan enzim yang meningkatkan metabolisme lemak.

(Baca juga: Tujuh Manfaat Pala Bagi Kesehatan)

Kayu manis memang sudah digunakan secara luas di industri makanan sejak lama. Karena itulah, para peneliti berpendapat, meyakinkan pasien untuk menggunakan pengobatan berbasis kayu manis akan lebih mudah. 

Bukan hanya dapat mengatasi obesitas, kayu manis juga memiliki berbagai manfaat kesehatan lainnya. kayu manis membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan sirkulasi darah, mencegah penyakit jantung. Selain itu, karena sifat antimikroba, kayu manis juga membantu melawan infeksi saluran pernafasan.

(Lutfi Fauziah. Sumber: Boldsky)

KOMENTAR