Apakah Gula Bisa Sebabkan Kita Menjadi Sakaw?
2017 / Oktober / 9   16:11

Apakah Gula Bisa Sebabkan Kita Menjadi Sakaw?

Jika Anda pernah berusaha mengurangi gula, barangkali Anda tahu betapa sulitnya itu. Bagi sebagian orang hal itu bahkan sama sekali mustahil.

Apakah Gula Bisa Sebabkan Kita Menjadi Sakaw?Pembuatan gula aren di Desa Air Kundur, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. (Rynol Sarmond)

Sebagian dari kita tentu bisa mengatakan bahwa kita suka makan yang manis-manis. Entah itu kue, cokelat, kue kering, permen, atau minuman ringan, dunia kita dipenuhi kesenangan-kesenangan manis nan memikat. Kadang-kadang terlalu sulit untuk menahan diri dari mengonsumsi makanan-makanan tersebut.

Di Australia, penduduknya mengonsumsi rata-rata 60 gram (14 sendok teh) gula pasir (dari tebu) per hari. Konsumsi gula berlebihan adalah kontributor utama naiknya tingkat obesitas di Australia dan di seluruh dunia.

Mengonsumsi makanan yang mengandung gula sudah menyatu dengan gaya hidup dan rutinitas kita. Sesendok gula menjadikan kopi Anda terasa lebih enak dan hidangan penutup terasa bagai bagian terbaik makan malam. Jika Anda pernah berusaha mengurangi gula, barangkali Anda tahu betapa sulitnya itu. Bagi sebagian orang hal itu bahkan sama sekali mustahil. Ini menggiring pada pertanyaan: bisakah kita kecanduan gula?

Baca juga Mungkinkah Gula Bisa Menyebabkan Kecanduan?

KOMENTAR