Melestarikan 'Naga' Terakhir dan Habitatnya di Bumi
2017 / September / 8   15:00

Melestarikan 'Naga' Terakhir dan Habitatnya di Bumi

Dalam kampanyenya, WWF-Indonesia mengundang aktris Emilia Clarke datang ke Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo untuk menjadi Dragon Mother yang sesungguhnya.

Melestarikan 'Naga' Terakhir dan Habitatnya di BumiKomodo dengan latar lanskap Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Komodo merupakan satwa purba yang genusnya sudah berumur sekitar 40 juta tahun. (Ringgo Wong/Thinkstock)

Dalam sebuah kampanye inovatif, WWF-Indonesia mengundang aktris Emilia Clarke datang ke Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo untuk menjadi Dragon Mother yang sesungguhnya.

Season 7 dari film seri terkenal Game of Thrones yang berakhir minggu kemarin, selesai dengan akhir menggantung yang memilukan. Segera saja, kisah tersebut menjadi buah bibir netizen di media sosial melalui tagar #dragons dan perbincangan terkait kehilangan anak naga. 

Hangatnya perbincangan seputar naga mendorong WWF-Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan membuat film khusus yang ditujukan kepada Emilia Clarke via Instagram. Di film singkat tersebut, Emilia diundang untuk berkunjung ke Pulau Komodo di Indonesia Timur, yang merupakan satu-satunya tempat di mana 'naga' benar-benar hidup di dunia nyata. Naga-naga nan rentan itu tengah mencari ibu yang siap menjaga mereka. 

Komodo (Varanus komodoensis) atau yang biasa dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Komodo Dragon, adalah kadal terbesar di bumi, yang genusnya berumur 40 juta tahun. 

Komodo memiliki gaya hidup kadal tulen—berjemur matahari, berburu dan makan bangkai, bertelur dan menjaga telurnya, lalu membiarkannya setelah menetas. Komodo umumnya hidup sampai umur 30 hingga 50 tahun, dan menghabiskan sebagian besar waktunya hidup menyendiri. Kawasan hidupnya di dunia sangat kecil: Hewan ini hanya ditemukan di beberapa pulau di Asia Tenggara, semua di Indonesia.

Sayangnya, saat ini hewan yang mengagumkan ini terancam, karena  tempat tinggal dan juga perairan di sekeliling mereka tercemar akibat sampah, perikanan ilegal dan pariwisata yang tidak bertanggungjawab. 

Komodo (Varanus komodoensis)Komodo (Varanus komodoensis) (Thinkstockphoto)

Dengan estimasi populasi Komodo yang hidup di alam liar sekitar 5.000 ekor, diperkirakan hanya ada sekitar 350 induk betina, dan angka tersebut bisa menurun.

WWF berharap kampanye ini bisa membantu mengangkat isu pelestarian habitat Komodo. WWF juga mendorong fase kedua kampanye ini untuk menginspirasi wanita-wanita pemimpin dunia untuk mengadopsi ‘Naga’ dan melindungi habitat mereka. 

Anda bisa mendukung kampanye ini dengan meminta Emilia Clarke lewat tagar #motherofrealdragons.

(Lutfi Fauziah. Sumber: WWF-Indonesia)

KOMENTAR