6 Hal Mengejutkan Tentang Korea Utara yang Tak Anda Ketahui
2017 / September / 7   19:55

6 Hal Mengejutkan Tentang Korea Utara yang Tak Anda Ketahui

Simak foto-foto dan video yang menyingkap hal-hal tak terduga dalam kehidupan sehari-hari penduduk di negara paling tertutup di dunia, Korea Utara.

6 Hal Mengejutkan Tentang Korea Utara yang Tak Anda KetahuiAnggota militer Korea Utara memenuhi stadion di Pyongyang pada tahun 2012 dalam sebuah perayaan untuk menghormati pemimpin pertama Korea Utara, Kim Il Sung. (David Guttenfelder/National Geographic Creative)

Ada banyak hal yang tidak kita ketahui tentang Korea Utara (Korut). Terutama karena kontrol kuat rezim yang saat ini berkuasa terhadap warganya, dan sikap waspada mereka terhadap orang luar. Tetapi dari gambar-gambar citra satelit, kisah para penduduk Korea Utara yang melarikan diri ke negara-negara lain, dan sedikit orang yang pernah berkunjung, gambaran kehidupan sehari-hari di negara yang penuh misteri itu perlahan tersingkap. 

Sebuah gambar yang diambil dari antariksa, misalnya, mengungkap bahwa Korea Utara telah mengalami kekurangan penerangan listrik pada malam hari di seluruh negeri selama beberapa tahun terakhir. Kilasan lain menunjukkan bahwa bencana kelaparan telah berlangsung selama beberapa tahun, menyebabkan sekitar tiga juta kematian dan terus berlanjut. 

Sebuah monumen untuk mendiang ...Sebuah monumen untuk mendiang pemimpin Kim Il Sung dan Kim Jong Il bersinar di Pyongyang. (David Guttenfelder/National Geographic)

Eunsun Kim, warga negara Korut yang berhasil melarikan diri bersama ibunya saat ia berusia 11 tahun, berkata bahwa indoktrinasi negara telah dimulai sejak warga negara lahir. 

"Kami telah dicuci otak bahkan saat masih di dalam perut ibu," katanya. "Lebih dari 90 persen lagu-lagu yang kami dipaksa untuk menyanyikannya, semuanya tentang keluarga Kim dan Partai Buruh. Penyembahan terhadap keluarga Kim merupakan hal normal," lanjutnya. 

Berikut ini foto-foto, video, dan artikel, yang dikumpulkan untuk menyoroti kehidupan sehari-hari di negara paling tertutup di dunia.

1. Di luar dugaan, Pyongyang tampak cantik saat dilihat dari atas

Dari video di atas, kita bisa menyaksikan Pyongyang, kota terbesar di Korut ini, dengan gedung-gedung berwarna pastel berjajar di sepanjang sungai yang berkelok-kelok. Pemandangan semacam ini sangat langka. Video tersebut dibuat oleh orang asing yang diizinkan mengambil rekaman dari sudut pandang unik: pesawat terbang mungil yang melayang di atas kota. 

Wisatawan bernama Jacob ...Wisatawan bernama Jacob Agustinus mengambil swafoto dari puncak Juche Tower di Pyongyang. (David Guttenfelder/National Geographic)

Meskipun pemerintah Korut hanya mengizinkan rekaman terbatas, pembuat film Rob Whitworth dan J.T. Singh memberikan kilasan-kilasan kehidupan sehari-hari di Pyongyang dalam video time-lapse berikut. Dari video ini kita bisa menyaksikan para penduduk Korut bepergian dengan kereta api bawah tanah, mengitari monumen bersejarah, dan mengunjungi skate park setempat.

2. Militer menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari penduduk Korut

"Anda akan melihat mereka [militer] di mana-mana. Mereka bukan hanya pertahanan negara, tetapi juga bagian dari keseluruhan identitas Korut," kata fotografer National Geographic, David Guttenfelder.

Kelompok paduan suara Korea ...Kelompok paduan suara Korea Utara bernyanyi saat konser di Pyongyang. (David Guttenfelder/National Geographic Creative, AP)

Para tentara terlibat dalam pembangunan dan proyek infrastruktur, dan Guttenfelder memotret betapa pentingnya mereka dalam kehidupan sehari-hari di Pyongyang. Guttenfelder, satu dari sedikit orang barat yang menghabiskan waktu lama di Korut—dari 2000 hingga sekarang, diundang ke pertunjukan Pertandingan Massa dan parade militer serta artileri. 

Tentara Korea Utara berbaris di ...Tentara Korea Utara berbaris di depan warga sipil yang melambaikan bunga saat sebuah pawai militer massal di Pyongyang Kim Il Sung Square merayakan 100 tahun sejak lahirnya pendiri Korea Utara Kim Il Sung pada hari Minggu, 15 April 2012. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyampaikan pidato publik pertamanya di televisi pada hari Minggu, hanya dua hari setelah peluncuran roket yang gagal, menggambarkan dirinya sebagai kepala militer yang kuat yang tidak takut akan kekuatan asing selama perayaan yang dimaksudkan untuk memuliakan kakeknya ini. (David Guttenfelder/AP via National Geographic)

Setiap orang punya peran dalam acara tersebut, termasuk para penonton, yang menggunakan buku bolak-balik berwarna untuk membuat mosaik raksasa dari tribun. Gambar-gambar tersebut merupakan penghormatan kepada pemimpin negara, atau hanya militer pada umumnya. 

Korea Utara membalik halaman ...Korea Utara membalik halaman buku berwarna untuk menciptakan mosaik massal saat pertunjukan Pertandingan Massal Arirang di sebuah stadion di Pyongyang pada tahun 2008. (David Guttenfelder/National Geographic Creative, AP)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong ...Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, melambai di Istana Memorial Kumsusan di Pyongyang setelah meninjau sebuah parade. (David Guttenfelder/National Geographic Creative, AP)

3. Pyongyang menampilkan cuplikan-cuplikan keindahan

Halte bus di Pyongyang ...Halte bus di Pyongyang menampilkan pemandangan alam di latar belakangnya. (Ed Jones/AFP, Getty via National Geographic)

Gambar-gambar yang dipotret oleh Ed Jones ini menampilkan penduduk Korut saat sedang menunggu di halte bus di Kota Pyongyang. Meski ekspresi jemu pada wajah mereka sama dengan ekspresi penumpang bus di mana pun di seluruh dunia, halte busnya justru sedikit berbeda di Korut. Bukannya menampilkan iklan atau grafiti, layar di halte justru menampilkan pemandangan alam atau perkotaan yang indah dan menakjubkan. 

Warga Korea Utara menunggu ...Warga Korea Utara menunggu kedatangan bus di halte dengan dinding latar belakang yang menampilkan lanskap alam. (Ed Jones/AFP, Getty via National Geographic)

Halte bus di Pyongyang ...Halte bus di Pyongyang menampilkan lanskap kota di latar belakangnya. (Ed Jones/AFP, Getty via National Geographic)

Bus merupakan sarana transportasi umum yang paling banyak digunakan di Ibu Kota Korut, sementara mobil pribadi justru cukup langka terlihat. Tiketnya seharga 5 Won, atau setara Rp 74,-, atau bisa dikatakan nyaris gratis. 

4. Di bawah ancaman gunung berapi yang sewaktu-waktu bisa erupsi 

Awan melayang di atas puncak ...Awan melayang di atas puncak Gunung Paektu, seperti yang terlihat dari Provinsi Ryanggang di Korea Utara pada bulan Juni 2014. (David Guttenfelder/AP via National Geographic)

Gunung Paektu yang indah dan dianggap suci oleh warga Korut, telah bergemuruh dalam beberapa tahun terakhir. Seribu tahun silam, Gunung Paektu mengalami erupsi yang tercatat sebagai salah satu letusan terbesar dalam sejarah manusia yang tercatat. Erupsi tersebut melontarkan bebatuan berderak dan abu vulkanik hingga mencapai Jepang. 

Di luar ledakan dahsyat tersebut, Gunung paektu atau Changbai dalam bahasa China, tetap misterius. Hanya sedikit orang luar yang mengetahui keberadaan gunung tersebut, dan tak ada seorangpun yang tahu, apakah, atau kapan, gunung setinggi 2.743 mdpl tersebut akan meletus lagi. 

5. Ada elemen kemewahan dalam kehidupan sebagian penduduk Korut

Kehidupan di Korea Utara tak melulu suram dan penuh malapetaka. Resor ski mewah dan sepatu roda begitu populer di kalangan elit Korut. Selama bertahun-tahun, fotografer National Geographic David Guttenfelder menangkap peningkatan popularitas sepatu roda sebagai bagian dari atletik dan rekreasi yang terjadi sejak Kim Jong Un menduduki kursi pemimpin tertinggi pada tahun 2011. 

Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un ...Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un telah meminta kebangkitan olah raga atletik. Salah satu bentuk olahraga yang paling populer di kalangan orang Korea Utara adalah sepatu roda. Di foto ini, para skater menikmati taman yang dibangun khusus untuk bermain sepatu roda. (David Guttenfelder/National Geographic)

"Saya tidak bisa menghitung jumlah arena sepatu roda di Ibu Kota dan kota-kota lain," kata Guttenfelder. "Sebagian besar pemainnya adalah masyarakat elit, tetapi ini benar-benar menyebar ke seluruh negeri, semacam panggilan mendadak agar orang-orang keluar rumah dan bermain serta rekreasi," lanjutnya. 

6. Sistem kereta bawah tanah di Pyongyang sangat terencana dan rinci

Sebuah kereta ditarik ke ...Sebuah kereta ditarik ke Stasiun Puhung. Salah satu tempat pemberhentian yang paling mewah, Puhung adalah satu dari dua stasiun metro yang dikunjungi pengunjung asing sebelum tahun 2010. (Elliott Davies via National Geographic)

Awalnya, hanya ada dua pemberhentin sistem kereta bawah tanah yang dibuka untuk wisatawan. Tapi kemudian pemerintah membuka ketujuh belas pemberhentian untuk wisatawan di akhir 2015. Hasilnya cukup mengejutkan.

Metro Pyongyang adalah salah ...Metro Pyongyang adalah salah satu sistem kereta bawah tanah terdalam di dunia. Naik eskalator ke platform kereta membutuhkan waktu empat menit. (Elliott Davies via National Geographic)

Melody Rowell menulis dalam artikel National Geographic bahwa para penumpang yang berada hampir 100 meter di bawah tanah, ditemani dengan lagu-lagu kebangsaan patriotik yang diputar melalui pengeras suara antik. Kereta-kereta meluncur melewati pintu baja tebal yang membuat stasiun berfungsi ganda sebagai bunker ketika terjadi bencana nuklir. Tiap-tiap stasiun diberi nama bukan untuk tengara geografis, melainkan sebuah kata kunci sosialis. Stasiun-stasiun menampilkan beberapa kombinasi patung emas Kim Il Sung, mural mosaik yang detail, plakat perunggu yang memperingati kemenangan militer Korea Utara, dan lampu gantung aneh. 

Sebuah mural di Stasiun ...Sebuah mural di Stasiun Yonggwang menampilkan Kim Jong Il, Pemimpin Tertinggi dari tahun 1994-2011, berdiri di depan Gunung Paektu, yang diklaim oleh media pemerintah sebagai tempat kelahirannya. Meski demikian, catatan sejarah Soviet, menunjukkan bahwa dia lahir di Rusia. (Elliott Davies via National Geographic)
Di Stasiun Tongil (berarti ...Di Stasiun Tongil (berarti "stasiun penyatuan"), semua dekorasi menggambarkan harapan untuk penyatuan kembali semenanjung Korea. (Elliott Davies via National Geographic)
Potret ayah dan anak Pemimpin ...Potret ayah dan anak Pemimpin Tertinggi Kim Il Sung dan Kim Jong Il menggantung di setiap kereta, sementara lagu-lagu kebangsaan nan patriotik diputar melalui sistem pengeras suara. (Elliott Davies via National Geographic)
"Tidak ada yang berlari, mendorong, tertawa, atau tersenyum di Metro Pyongyang," kata Davies. "Tidak ada obrolan." Dan lupakan saja bermain Candy Crush—hanya sekitar 10 persen warga Korut yang memiliki ponsel pada tahun 2014. (Elliott Davies via National Geographic)

"Setiap stasiun menyuguhkan hal-hal yang pemerintah ingin semua orang yang ada di Korea Utara mendengarkannya, dan segala sesuatu yang bisa membuat mereka semua terindoktrinasi," kata travel blogger sekaligus pengembang peranti lunak asal Australia, Elliot Davies. "Itu juga bagus untuk para turis. Seluruh perjalanan di Korea Utara bersifat politis. Mereka ingin Anda keluar dari sisi lain dan berkata 'Kamu tahu? Korea Utara tidak seburuk itu!'"

(Heather Brady/National Geographic, Diterjemahkan oleh Lutfi Fauziah)

KOMENTAR