Lampung Krakatau Festival 2017 Digelar Akhir Bulan Ini
2017 / Agustus / 8   10:59

Lampung Krakatau Festival 2017 Digelar Akhir Bulan Ini

Melalui penyelenggaraan festival tersebut, Lampung ingin mengenalkan beragam daya tarik wisatanya, yang berupa wisata budaya , alam, dan buatan manusia.

Lampung Krakatau Festival 2017 Digelar Akhir Bulan IniTugu Siger di Bandar Lampung. (Sakurai Midori via Wikimedia Commons)

Lampung Krakatau Festival (LKF) akan kembali digelar di Kota Bandar Lampung, 25-27 Agustus 2017. Tahun ini, tema yang diusung adalah "The Glory of Lampung Crown". Melalui penyelenggaraan festival tersebut, Lampung ingin mengenalkan beragam daya tarik wisatanya, yang berupa wisata budaya , alam, dan buatan manusia.

Ada tiga jenis kegiatan utama yang akan berlangsung, yakni Pesona Kemilau Sang Bumi Ruwa Jurai (25 – 27 Agustus 2017); Tour Krakatau (25 – 26 Agustus 2017); Lampung Culture and Tapis Carnival (26 Agustus 2017).

Pesona Kemilau Sang Bumi Ruwa Jurai  berupa rangkaian kegiatan Opening Ceremony LKF 2017, Expo Kepariwisataan, Kuliner Lampung, Penampilan Seni Budaya, Pameran Foto Lampung Tempo Dulu dan Kini serta aneka permainan anak tradisional nusantara.

Adapun, Tour Krakatau  merupakan perjalanan wisata bersejarah untuk mengenang meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 26 Agustus 1883. Tour dimulai dari Kalianda kemudian singgah di Pulau Sebesi (pulau berpenduduk terdekat dengan Krakatau) selanjutnya ke kepulauan Gunung Krakatau.

Sedangkan Lampung Culture and Tapis Carnival (26 Agustus 2017) akan menampilkan keragaman budaya daerah dalam bentuk parade budaya Lampung dan nusantara, melalui event ini ditampilkan kemegahan dan kekayaan adat budaya Lampung.

Penyelenggaraan festival tersebut bertujuan mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Lampung, sekaligus memperkuat branding festival untuk mempertegas keberadaan Gunung Krakatau di daerah Lampung.

"Pemilihan branding Lampung Krakatau Festival ini sangat tepat untuk memperkuat posisi Lampung sebagai destinasi wisata unggulan di ujung Pulau Jawa dan Sumatera. Nama Krakatau sendiri sudah dikenal ke seluruh dunia dengan peristiwa meletusnya gunung berapai terdasyat di dunia itu," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara peluncuran festival tersebut di kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jakarta, Senin (7/8). 

Menpar juga mengatakan, penyelenggaraan festival LKF 2017 ini dalam rangka memperkuat unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas), di antaranya pembangunan Dermaga 7 VIP Pelabuhan Bakauheni dan jalan tol Trans Sumatera yang direncanakan rampung pada 2018 serta peningkatan status Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional.

Perahu dengan latar belakang ...Perahu dengan latar belakang Gunung Anak Krakatau. (Thinkstock)

"Dengan penguatan unsur 3A ini,  Lampung akan banyak dikunjungi wisatawan, apalagi posisi Lampung yang strategis dekat dengan pasar utama great Jakarta dan menjadi pintu gerbang di ujung selatan Pulau Sumatera," kata Menpar.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan, Provinsi Lampung harus dapat menangkap peluang dengan berbenah sebagai destinasi wisata yang siap bersaing karena semakin terbukanya akses wisatawan ke Provinsi Lampung.

"Event LKF 2017 harus mampu menjadi atraksi wisata yang menarik, sekaligus menjadi sarana promosi bagi destinasi wisata dengan atraksi dan fasilitas penunjangnya serta tetap mengangkat dan melestarikan seni budaya asli daerah guna menangkap peluang kunjungan wisatawan. Kami mentargetkan penyelenggaraan Lampung Krakatau Festival tahun ini akan mendatangkan 30.000 kunjungan wisatawan," pungkas M. Ridho.

(Lutfi Fauziah. Sumber: Kemenpar)

KOMENTAR