Berkat Fosil Ini, Bentuk Asli ''Dinosaurus Tank'' Semasa Hidupnya Terungkap
2017 / Agustus / 9   13:10

Berkat Fosil Ini, Bentuk Asli "Dinosaurus Tank" Semasa Hidupnya Terungkap

Sedimen laut membuat kulit pada fosil terawetkan dengan baik dan mempertahankan bentuk asli tiga dimensi dari tubuh dinosaurus lapis baja ini.

Berkat Fosil Ini, Bentuk Asli ''Dinosaurus Tank'' Semasa Hidupnya TerungkapSisi kanan kepala nodosaurus masih mengandung pelat mirip ubin dan patina abu-abu dari kulit fosil. (Robert Clark/National Geographic)

Sekitar 110 juta tahun lalu di tempat yang kini dikenal sebagai Alberta, Kanada, seekor dinosaurus yang menyerupai tank raksasa berduri, tewas di dalam sebuah sungai. 

Setelah mati, bangkai hewan seberat hampir 1.500 kg dan panjang 5,5 meter ini tergeletak telentang di lapisan lumpur di dasar terusan kuno. Setengah tubuh bagian depannya terawetkan amat baik dalam bentuk tiga dimensi dengan detail yang luar biasa.

Fosil itu tak sengaja ditemukan pada tahun 2011 lalu, oleh operator alat berat Shawn Funk di tambang minyak di Alberta utara. Fosil yang masih menempel dengan bebatuan itu kemudian dibawa ke Royal Tyrrell Museum di Alberta untuk dibersihkan.

Di museum tersebut, teknisi Mark Mitchell menghabiskan lebih dari 7.000 jam dalam rentang waktu enam tahun untuk memisahkan fosil dengan batuan yang menempel.

Ketika ahli paleontologi Caleb Marshall Brown dari museum itu melihat fosil makhluk tersebut secara utuh, ia tercengang.

Teknisi Royal Tyrrell Museum ...Teknisi Royal Tyrrell Museum Mark Mitchell perlahan-lahan membersihkan kaki nodosaurus dari bebatuan yang menempel. Pekerjaan Mitchell ini dilakukan dengan sangat hati-hati, sehingga butuh waktu bertahun-tahun untuk mengungkap fitur asli nodosaurus. (Robert Clark/National Geographic)

Di hadapannya, terbaring tubuh mengeras nodosaurus, dinosaurus herbivora besar dan kuat dengan kulit sekeras lapisan baja yang hidup di periode Cretaceous.

"Spesimen ini menjadi salah satu fosil dinosaurus paling terawetkan dengan baik yang pernah ditemukan," kata Brown.

Ia menjelaskan, hal yang membuat fosil ini unik dibandingkan fosil-fosil dinosaurus lain adalah banyaknya kulit yang terawetkan dengan baik dan mempertahankan bentuk asli tiga dimensi dari tubuh nodosaurus itu.

"Kombinasi unik ini berarti, kecuali warnanya, penampilan hewan tersebut tampak sama antara hari ini dan saat ia masih hidup," ujar Brown.

"Itu seperti hewan tersebut tertidur, dan berubah menjadi batu—sebuah mahakarya fosil," tambahnya.

Sebagai penghargaan kepada Mitchell, dinosaurus tersebut diberi nama Borealopelta markmitchelli. Deskripsi lengkap tentang hewan ini diterbitkan dalam jurnal Current Biology.

Leher nodosaurus ini ditutupi ...Leher nodosaurus ini ditutupi dengan pelat baja berduri yang lebih tegas ketimbang di bagian tubuh lainnya. (Robert Clark/National Geographic)

Perdebatan warna

Klaim paling provokatif dalam studi ini adalah kemungkinan warna nodosaurus. Para peneliti studi mengatakan bahwa nodosaurus itu memiliki lapisan kehitaman yang menyelimuti sebagian besar eksteriornya.

Dalam lapisan-lapisan itu—yang diperkirakan merupakan sisa-sisa kulit dinosaurus—rekanan penulis studi sekaligus ahli paleo biologi University of Bristol, Jakob Vinther, mengatakan bahwa ia menemukan jejak kimia pheomelanin, pigmen warna merah-cokelat.

Akan tetapi, Vinther dan rekan-rekannya tidak menemukan tanda-tanda keberadaan pigmen di mana pun pada tubuh hewan tersebut.

KOMENTAR