9.000 Pelari Siap Bertanding di Maybank Bali Marathon 2017
2017 / Agustus / 10   20:00

9.000 Pelari Siap Bertanding di Maybank Bali Marathon 2017

Para peserta MBM 2017 berasal dari Indonesia, Kenya, Etiopia, Amerika Serikat, Australia, Eropa dan beberapa negara Asia lainnya.

9.000 Pelari Siap Bertanding di Maybank Bali Marathon 2017Peserta Maybank Bali Marathon (MBM) tahun 2016. (Facebook.com/BaliMarathon)

Sebanyak 9.000 pelari akan bertanding di Maybank Bali Marathon (MBM) 2017 di Bali, Minggu (27/8/2017). Lomba lari marathon bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Maybank Indonesia tersebut memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 2 miliar.

Para peserta MBM 2017 berasal dari Indonesia, Kenya, Etiopia, Amerika Serikat, Australia, Eropa dan beberapa negara Asia lainnya.

Dari jumlah total, sekitar 2.500 peserta mendaftar pada kategori full marathon (FM-42,195 km) dan 200 di antaranya merupaan peserta dari luar negeri.

Sementara itu, kategori half marathon (HM-21,0975 km) diikuti oleh sekitar 3.500 peserta, dengan 400 di antaranya berasal dari luar negeri. Selebihnya adalah peserta kategori 10K dengan lebih dari 360 peserta merupakan peserta mancanegara.

Jumlah peserta MBM tahun ini meningkat sebanyak 20 persen dari tahun sebelumnya yaitu 7.500 peserta. Total peserta itu juga belum termasuk peserta lomba lari anak (children sprint) sebanyak 52 peserta dan kategori penyandang disabilitas sebanyak 50 peserta.

Dalam rangkaian kegiatan MBM ini, Maybank Indonesia kembali akan melanjutkan program Coorporate Social Responsibility (CSR) secara berkesinambungan di Bali. CSR dilakukan khususnya di kawasan yang dilalui dalam rute marathon, yang kali ini meliputi Kabupaten Gianyar, Klungkung dan Bali.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, mengatakan bahwa pelaksanaan CSR secara berkesinambungan sudah menjadi bagian dari upaya positif Maybank Indonesia untuk mengembangkan komunitas berkelanjutan di Bali.

“Melanjutkan inisiatif CSR dalam mendukung kesehatan dan pendidikan masyarakat yang dilakukan sebelumnya, pada 2017 ini kami akan memfokuskan pada pembinaan generasi muda dan pemberdayaan masyarakat, termasuk komunitas penyandang disabilitas,” kata Taswin.

MBM 2017 juga akan disemarakkan oleh berbagai atraksi seni dan budaya yang ditampilkan oleh masyarakat Bali dan murid-murid sekolah yang akan menyambut hangat para peserta lomba. 

(Lutfi Fauziah)

KOMENTAR