Mengenang Zaha Hadid, Muslim Pertama Peraih Penghargaan Pritzker
2017 / Mei / 31   10:26

Mengenang Zaha Hadid, Muslim Pertama Peraih Penghargaan Pritzker

Zaha Hadid merupakan perempuan sekaligus Muslim pertama yang meraih penghargaan Pritzker, yakni penghargaan paling bergengsi untuk seorang arsitek.

Mengenang Zaha Hadid, Muslim Pertama Peraih Penghargaan PritzkerHalaman utama mesin pencari Google menampilkan doodle arsitek Britania kelahiran Irak, Zaha Hadid, Rabu (31/5/2017). (Google)

Mesin pencari Google hari ini, Rabu (31/5/2017), dihiasi doodle yang memperlihatkan seorang perempuan berkulit sawo matang. Ia berada di samping bangunan dengan cita rasa arsitektur kelas atas.

Ilustrasi perempuan itu tak lain adalah Zaha Hadid. Ia merupakan arsitek Britania kelahiran Irak. Lantas apa spesialnya sehingga Zaha Hadid dijadikan doodle oleh Google?

Zaha Hadid merupakan perempuan sekaligus Muslim pertama yang meraih penghargaan Pritzker, yakni penghargaan paling bergengsi untuk seorang arsitek. Ia meraihnya pada 2004 lalu.

Tak cuma itu penghargaan bergengsi yang ia peroleh. Pada 2010 dan 2011, Zaha Hadid meraih penghargaan Stirling yang bergengsi. Beberapa tahun setelahnya, pada 2015, ia mendapat Dame Commander of the Order of the British Empire.

Zaha Hadid menjadi perempuan pertama yang diberi penghargaan RIBA Gold Medal. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Kerajaan Inggris.

Jika masih hidup, Zaha Hadid genap berusia 67 tahun hari ini. Namun, ia sudah menutup usia pada Maret 2016 lalu. Salah satu karyanya yang paling ikonik adalah Guangzhou Opera House yang muncul sebagai doodle Google di laman mesin pencari.

Beberapa karya legendaris Zaha Hadid lainnya adalah Riverside Museum di Skotlandia, Vitra Fire Station di Jerman, Ordrupgaard Extension di Kopenhagen, Phaeno Science Centre di Wolfsburg, Hungerburgbahn di Innsbruck, Dongdaemun Design Plaza di Seoul, Pierresvives di Montpellier, MAXXI National Museum di Roma, serta Heydar Aliyev Center di Azerbaijan.

(Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com)

KOMENTAR