Hubungan Unik antara Semut dan Tanaman Hoya.
2017 / April / 15   15:14

200 Tahun Kebun Raya Bogor

Hubungan Unik antara Semut dan Tanaman Hoya.

Kebun Raya Bogor menemukan penelitian bahwa terdapat hubungan unik antara tanaman Hota dan semut dalam mempertahankan kelangsungan hidup tanaman Hoya.

Hubungan Unik antara Semut dan Tanaman Hoya.Pseudolasius, salah satu semut yang terdapat dalam sub famili Formiciae ini adalah satu dari lima jenis semut yang menjadi teman hidup tanaman hoya, bisa jadi menyelamatkannya dari kepunahan. (AntWeb.org/Wikimedia Commons)

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Kebun Raya Bogor, ditemukan beberapa hubungan yang unik antara semut dan tanaman jenis Hoya diversifolia. 

Hoya diversifolia merupakan salah satu jenis dari ratusan tanaman Genus Hoya. Tanaman ini tersebar pada wilayah geografis beriklim tropis, terkhusus wilayah Asia mulai dari Semenanjung India hingga Kepulauan Papua.

 Tanaman ini dijadikan fokus penelitian oleh para peneliti Kebun Raya Bogor karena statusnya yang berada pada tahap “Critically Endangered”. Status ini diterbitkan oleh lembaga penelitian Floral Milik Singapura, dimana menurut penjelasan IUCN ( International Union for Conservation of Nature )  merupakan keadaan yang genting dimana genus tanaman tersebut diindikasikan terancam punah.

 Tanaman yang biasa tumbuh dengan menumpang dipepohonan ini didaulat oleh kalangan peneliti Kebun Raya Bogor sebagai varian tanaman yang berpotensi dijadikan sebagai tanaman hias oleh karena bentuknya yang indah.

 Para peniliti mendapatkan bahwa 5 jenis semut yang termasuk dalam sub famili Formiciae dapat dijadikan tandem hidup tanaman Hoya ini yaitu Acropyga, Myrmoteras, Euprenolepsis, Eucropphylla dan Pseudolasius.

 Dari kelima jenis semut tersebut, ditemukan fakta bahwa mereka dapat hidup berdampingan dengan sistem mutualisme dan fakultatif yang berarti kedua spesies teresbut dapat hidup berdampingan dan saling menguntungkan namun tidak dalam tahap  ketergantungan.

 Hal ini teradi karena tanaman hoya dapat menyebarkan benih tanpa melalui semut yaitu lewat sapuan angin sedangkan semut masih memiliki varian makanan lain yang tersebar di lingkungan hidupya.

Keunikan yang terjadi adalah melalui perilaku semut, kecambah hoya dapat tumbuh setinggi 20cm  dengan 5 pasang daun ( rata-rata )selama 6 bulan. Sedangkan di alam bebas hanya didapatkan kecambah setinggi 2cm dengan jumlah daun satu pasang. Hal ini terjadi disebabkan oleh hasil sekresi dari 5 jenis semut tersebut memiliki zat yang bersifat fungistatis atau anti jamur dimana tanaman Hoya memiliki kadar kerentanan yang tinggi pada kerusakan yang disebabkan oleh jamur.

 Hubungan unik antara tanaman Hoya dan semut ini dapat mempertahankan kelangsungan hidup hoya dan mencegah kepunahan dari tanaman Hoya.

(Nadya Adriane Pattiasina. Sumber: PKT Kebun Raya Bogor)

KOMENTAR