5 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Donor Darah
2017 / Maret / 17   17:33

5 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Donor Darah

Untuk bisa mendonasikan darah, hendaknya seseorang harus memenuhi syarat dan mengetahui hal-hal ini.

5 Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Donor DarahIlustrasi (Thinkstockphoto)

Mendonasikan darah adalah tindakan yang mulia. Satu orang yang mendonasikan darah secara rutin dapat menyelamatkan sekitar 1.000 nyawa seumur hidupnya.

Menurut data WHO, sebanyak 25 persen dari kita akan membutuhkan transfusi darah di beberapa titik dalam hidupnya.

Itulah mengapa mendonasikan darah menjadi sangat penting karena, dengan demikian, manusia bisa saling membantu sesamanya.

Untuk bisa mendonasikan darah, hendaknya seseorang harus memenuhi syarat dan mengetahui hal-hal ini.

1. Periksa apakah Anda sehat

Bank darah memang membutuhkan banyak donor, tetapi mereka tidak akan mengambil darah sembarang orang.

Kebanyakan negara mensyaratkan donor berusia minimal 17 tahun, dengan berat setidaknya 50 kg atau kurang sedikit dan tidak ada masalah kesehatan.

Biasanya, seseorang ditolak mendonasikan darahnya jika baru saja menato dirinya, berhubungan seks berisiko, dan memiliki tekanan darah rendah atau anemia.

2. Pertahankan kadar zat besi

Jika Anda yakin memenuhi syarat sebagai donor, silakan datang ke PMI atau institusi kesehatan terdekat untuk menyatakan maksud Anda.

Jangan lupa makan makanan rendah lemak dan tinggi zat besi satu jam sebelum Anda memberikan darah. Roti gandum, yoghurt non-fat, telur, bayam, dan pisang adalah makanan yang baik disantap sebelum mendonasikan darah.

Kecukupan zat besi akan membuat Anda tetap waspada dan mengurangi risiko pingsan.

3. Takut bukan halangan

Jika Anda bertanya kepada mereka yang sudah pernah mendonasikan darahnya, apakah proses pengambilan darah menyebabkan sakit atau tidak, mereka pasti akan menjawab sedikit sakit. Itu benar.

Pengambilan darah hanya menimbulkan sedikit rasa sakit, hampir tidak pernah terdengar ada orang yang tidak bisa menahannya.

Namun, jika Anda tetap merasa takut terhadap jarum suntik, Anda bisa mengalihkan perhatian dengan banyak cara, misalnya mendengarkan musik, atau mengobrol dengan petugas kesehatan.

4. Proses donasi darah minim risiko

Selain berlangsung singkat dan sesuai kaidah kesehatan, setelah Anda mendonasikan darah, Anda akan diantar atau dipersilakan ke ruang istirahat.

Di sana sudah tersedia makanan kecil, dan biasanya ada mi telur, teh manis, dan susu cokelat untuk membantu menjaga kadar gula darah Anda tidak turun drastis dan meminimalkan risiko pingsan.

Anda akan dianjurkan mengaplikasikan kompres es pada area tempat jarum disuntikkan untuk menghindari memar.

5. Minum banyak cairan

Hindari latihan berat dan ingat untuk minum banyak cairan setelah Anda mendonasikan darah. Hindari juga minuman berkafein atau beralkohol karena mereka mengurangi kadar cairan tubuh.

Anda harus menunggu setidaknya delapan minggu atau lebih lama, tergantung pada berat badan dan kesehatan, sebelum boleh mendonasikan darah Anda lagi.

(Lily Turangan/Kompas Health)

KOMENTAR