Mengapa Bulan Sering Terlihat Berbeda Ukuran?
2017 / Oktober / 31   13:00

Mengapa Bulan Sering Terlihat Berbeda Ukuran?

Temukan lebih banyak hal tentang ilusi bulan yang menjadi teka-teki para ilmuwan sejak abad ke-4 SM.

Mengapa Bulan Sering Terlihat Berbeda Ukuran?Bulan purnama terbit di atas Brighton, England, tahun 2015. (Jordan Mansfield/National Geographic)

Selama ribuan tahun, pemandangan yang cukup membingungkan muncul di langit malam. Kadangkala, bulan raksasa muncul dan melayang-layang tak jauh dari cakrawala, namun ketika bulatan besar tersebut naik di atas kepala, ia menyusut menjadi lebih kecil dari ukurannya biasanya.

Fenomena mengejutkan ini dikenal sebagai ilusi bulan dan peristiwa ini telah diabadikan dengan baik kurang lebih sejak 400 SM. Sudah jelas, sebenarnya ukuran bulan tidak berubah, namun alasan sesungguhnya mengapa bulan tersebut terlihat melebar dan menyusut masih menjadi teka-teki para ilmuwan hingga saat ini.

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang ilusi bulan dan misterinya yang belum terpecahkan:

Tipuan Bulan

Kembali pada abad ke-4 SM, filsuf Yunani, Aristoteles, menyebutkan bahwa atmosfer Bumi dapat memperbesar gambaran bulan di cakrawala, seperti halnya dengan air yang dapat membuat objek yang dicelupkan ke dalamnya tampak lebih besar di mata kita.

Astronom Yunani-Mesir, Ptolemy menyebutkan hal yang serupa pada risalahnya yang terkenal, Almagest, yang terbit pada tahun 200 SM. Begitu pula astronom Yunani, Cleomedes, keduanya juga menganggap bahwa tipuan bulan merupakan penyebab fenomena perubahan jarak semu bulan.

Meski demikian, sekarang kita tahu bahwa atmosfer Bumi tidak melakukan "trik" semacam itu. Atmosfer bisa saja mengubah warna bulan, namun semuanya tergantung pada bagaimana partikel pada atmosfer membelokkan dan menyaring cahaya bulan.

Baca juga: Setelah 45 Tahun Apollo, Misi ke Bulan Direncanakan Kembali

Gunakan cara ini

Atur kamera pada tripod dan ambil beberapa gambar bulan besar yang tengah terbit. Saat bulan berada jauh di atas langit, kembalilah dan bandingkan ukuran lingkaran bulan pada kamera anda. Anda akan melihat bahwa tidak ada perbedaan sama sekali.

Atau, jika bulan naik, gulunglah selembar kertas sehingga ketika anda melihatnya melalui gulungan tersebut, kertas tersebut seperti mendekap bulan yang sangat besar. Rekatkan gulungan kertas sesuai ukuran bulan dan gunakan untuk melihat bulan yang sedang terbit. Anda akan mengetahui kalau bulan tidak pernah menyusut atau melebar di dalam lingkaran tersebut.

Digital editor National Geographic Indonesia. Penggila fotografi, terutama fotografi hitam-putih. Galeri pribadi: www.bhismaadinaya.com

KOMENTAR