Di Italia, Remaja yang Tahun Ini Berusia 18 Dapat Hadiah 500 Euro
2016 / Agustus / 29   18:00

Di Italia, Remaja yang Tahun Ini Berusia 18 Dapat Hadiah 500 Euro

Remaja Italia yang merayakan ulang tahun ke-18 sebelum 31 Desember 2016, akan mendapatkan dana sebesar 500 Euro sebagai hadiah ulang tahun dari pemerintah.

Di Italia, Remaja yang Tahun Ini Berusia 18 Dapat Hadiah 500 EuroSesuai skema yang akan berlaku pada 15 September mendatang, remaja Italia yang berulang tahun ke-18 sebelum 31 Desember 2016 akan mendapatkan dana sebesar 500 Euro sebagai hadiah ulang tahun dari pemerintah. (Thinkstock)

Remaja Italia yang merayakan ulang tahun ke-18 sebelum 31 Desember 2016 sungguh beruntung. Sesuai skema yang akan berlangsung pada 15 September mendatang, mereka akan mendapatkan dana sebesar 500 Euro sebagai hadiah ulang tahun dari pemerintah. Dengan satu syarat: uang tersebut harus dibelanjakan untuk “budaya”.

(Baca juga: Kisah Menara Pisa; Ketidaksempurnaan Menjadi Sebuah Keajaiban)

Mereka dapat menggunakan dana tersebut untuk membeli buku-buku, tiket pertunjukan seperti konser, teater, bioskop, tiket masuk museum, dan bahkan perjalanan ke taman nasional yang ada di Italia.

Melalui program ini, pemerintah ingin mengingatkan para generasi muda bahwa ketika memasuki usia 18, mereka sudah menjadi bagian masyarakat Italia seutuhnya.

(Baca juga: Remaja Introvert Bisa Jadi Pemimpin yang Efektif)

“Selain itu juga mengingatkan mereka, betapa pentingnya konsumsi budaya, baik untuk memperkaya diri mereka sendiri, dan memperkuat struktur masyarakat kita,” ujar Tommaso Nannicini, perwakilan parlemen yang mengawasi berjalannya progam ini.

Dana akan tersedia melalui aplikasi yang disebut "18app" dan sekitar 574.000 remaja akan menerimanya. Dana tersebut dapat digunakan hingga 31 Desember 2017.

(Baca juga: "Becoming A Man", Program yang Berhasil Menurunkan Angka Kriminal)

Tahun selanjutnya, giliran guru-guru di Italia yang mendapatkan keberuntungan serupa. Pemerintah akan memberi para guru dana dengan jumlah yang sama untuk meningkatkan kemampuan profesional mereka.

(Lutfi Fauziah. Sumber: www.mnn.com, www.thelocal.it)

KOMENTAR