Orang Afrika Mengubah Nasib Dengan Sepak bola
2014 / Desember / 20   20:40

Orang Afrika Mengubah Nasib Dengan Sepak bola

Negara-negara di Afrika yang cenderung kalah sejahtera dibanding negara-negara di Asia lebih mampu menghadirkan pesepak bola kelas dunia.

Orang Afrika Mengubah Nasib Dengan Sepak bolaYaya Toure, bintang sepak bola yang lahir di Tanah Afrika. (wikimedia commons)

Kemakmuran sebuah negara biasanya berpengaruh dalam kemampuan melahirkan pesepak bola berkualitas. Semakin sejahtera sebuah negeri, peluang untuk melahirkan pemain bagus di sana bertambah besar.

Akan tetapi, terdapat anomali yang menggelitik. Negara-negara di Benua Afrika yang cenderung kalah sejahtera dibanding negara-negara di Benua Asia lebih mampu menghadirkan pesepak bola kelas dunia.

Lihat saja liga-liga elite Eropa. Di sana para pemain asal Afrika bertebaran. Bahkan, di Ligue 1 di Prancis, pesepak bola asal Afrika sangat dominan.

Bagaimana dengan pesepak bola asal Asia? Beberapa di antaranya memang sudah mampu menembus liga elite Eropa. Namun, harus diakui, jumlahnya masih kalah jauh dibanding para pesepak bola asal Afrika.

Ada beragam alasan yang mendasari fenomena ini. Terdapat teori yang menyatakan bahwa orang Afrika memiliki tubuh yang lebih atletis. Ini membuat mereka memiliki bakat alam untuk menjadi olahragawan termasuk pesepak bola.

Akan tetapi, terdapat alasan lain yang tak kalah menarik. Orang Afrika memandang sepak bola sebagai mata pencaharian utama untuk gantungan hidup sehingga karier mereka lebih sukses.

KOMENTAR