Silakan konfirmasikan email Anda dengan mengisi kode aktivasi melalui halaman ini.

2013 / Maret / 7   12:27

Kambing Hutan Sumatra Langka Terekam Kamera

Berkat bantuan "mata" teknologi, satu spesies langka dari wilayah barat Indonesia ini yaitu kambing hutan sumatra berhasil terekam kamera.

Kambing Hutan Sumatra Langka Terekam KameraKambing hutan sumatra (Capricornus sumatraensis) yang terekam kamera dalam ekspedisiEyes on Leuser. (Youtube/Mongabay Indonesia)

Hutan hujan Sumatra dikenal dengan ragam faunanya yang tidak ditemui di tempat lainnya. Namun, berbagai faktor membuat fauna ini terancam punah atau bahkan nyaris tidak pernah terlihat lagi oleh mata manusia.

Namun, berkat bantuan "mata" teknologi, satu spesies langka dari wilayah barat Indonesia ini yaitu kambing hutan sumatra (Capricornus sumatraensis) berhasil terekam kamera. Kambing yang dalam Bahasa Inggris disebut sumatran serow ini tertangkap oleh kamera yang dipasang dalam sebuah ekspedisi ke dalam Kawasan Ekosistem Leuser.

Kambing hutan ini biasanya hidup 200 meter dari puncak dataran tinggi di Sumatra atau bukit-bukit kapur. Dilansir dari Mongabay Indonesia, spesies ini masih sangat sedikit dipelajari sehingga masih minim referensi tentangnya. Tapi diketahui spesies ini adalah salah satu dari enam spesies kambing hutan di Asia bagian timur.

"Kambing gunung nampaknya memang satwa yang sangat langka, kami bahkan hanya berhasil merekam dua individu. Namun, mungkin mereka masih banyak bisa ditemui di wilayah yang lebih tinggi dan lebih ke dalam di Leuser ini," ungkap Marten Slothouwer, yang melakukan ekspedisi Eyes on Leuser, Rabu (6/3).

Kambing hutan masuk dalam kategori ‘rentan’ atau vulnerable di dalam Daftar Merah IUCN. Kerentanan ini merupakan paduan ancaman berkurangnya tutupan hutan dan perburuan.

Dikatakan Slothouwer, spesies ini sudah pernah difoto di beberapa wilayah dan orang-orang di Leuser sangat menyukai dagingnya. "Namun, ketersediannya bukan sesuatu yang bisa didapat secara luas," tambah Slothouwer.

Selama ekspedisi Eyes on Leuser, berhasil merekam setidaknya 40 spesies lewat video. Beberapa diantaranya jarang sekali terlihat di wilayah hutan terakhir yang tersisa di Sumatra ini.

(Zika Zakiya. Sumber: Mongabay Indonesia, WWF)

KOMENTAR