Mengerem Pesawat dengan Teknik Bulu?

pesawat,melayang,pengeremanClay Center Observatory/Virgin Galactic

Metode melayang layaknya bulu terbukti ampuh untuk memperlambat kendaraan angkasa ketika akan mendarat.


Virgin Galactic

Uji coba yang dilakukan pesawat Virgin SpaceShip Two alias VSS Enterprise pada 4 Mei lalu sukses besar. Kendaraan angkasa miliki Virgin Galactic, perusahaan komersial milik Richard Bronson yang akan membawa turis mengangkasa pada ketinggian suborbit bumi, itu berhasil mengaplikasikan metode terbang melayang seperti bulu.

Metode yang dirancang oleh Burt Rutan itu merupakan inovasi terbesar yang diintegrasikan pada SpaceShip Two. Posisi terbang melayang seperti bulu itu dapat dicapai ketika pesawat memutar bagian ekornya ke atas sekitar 65 derajat. Posisi itu menghasilkan bentuk aerodinamis yang sangat stabil sekaligus menciptakan tahanan luar biasa yang mampu mengerem pesawat saat memasuki atmosfer bumi. 

Meski begitu, badan pesawat tidak menjadi terlalu panas karena terbuat dari bahan yang sangat ringan. Perlindungan panas tambahan untuk meminimalisir panas yang ditimbulkan akibat gesekan dengan lapisan atmosfer juga bisa dihindari.

Pilot bahkan bisa melepaskan tangannya dari gagang kendali pesawat ketika pesawat berada dalam posisi melayang yang tepat. Pasalnya, pada posisi tersebut pesawat bisa terbang dengan sangat stabil dan menembus atmosfer secara alami hanya dengan mengandalkan bentuknya yang aerodinamis. Ini merupakan fitur keamanan yang sangat menguntungkan karena pilot tidak harus menjaga posisi pesawat pada kemiringan tertentu atau harus bergantung pada sistem komputer.

Dalam video yang dirilis Virgin Galactic, terlihat pesawat SpaceShip Two yang dijatuhkan dari pesawat penarik WhiteKnightTwo pada ketinggian 51.500 kaki. Meski terlihat melayang dengan ringan seperti bulu, pesawat itu meluncur ke bawah dengan kecepatan 15.500 kaki per menit. Tahanan aerodinamis yang dihasilkan berhasil mengurangi kecepatan pesawat dengan sangat signifikan. (Sumber: Popsci, Virgin Galactic)

(Agung Dwi Cahyadi)

QR Code

Tutup
 

Berita Terkait


 

Berita Lainnya


 

Komentar


 

Majalah

Edisi Agustus 2014

Langganan →

Indeks Feature →

Polling

Loader